Beranda Teras Berita Penerapan Kurikulum 2013 akan Dilakukan Secara Bertahap

Penerapan Kurikulum 2013 akan Dilakukan Secara Bertahap

52
BERBAGI

Dewi Ria Angela/Teraslampung.com

Wamendikbud Musliar Kasim (ist)

Jakarta–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2014 secara bertahap dan menyeluruh. Sebab itu, pembahasan implementasi Kurikulum 2013 menjadi salah satu tema yang krusial dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2014, di Jakarta. Kamis (6/3).

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan, Musliar Kasim, mengatakan setidaknya ada lima hal yang akan ditingkatkan dalam penerapan Kurikulum 2013 di tahun ini. Yakni kerjasama, pelatihan, pendampingan, pengadaan buku, serta pemantauan (monitoring)  dan evaluasi (monev). Untuk kerja sama, kata Musliar, Kemdikbud akan meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Musliar berharap pemerintah pusat (Kemdikbud) dan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota bisa memahami tugas dan kewajiban masing-masing dalam mendukung implementasi Kurikulum 2013.

“Insya Allah akhir Maret video pembelajaran sudah selesai kami buat. Model pelatihan guru pun akan ditingkatkan supaya guru-guru yang menjadi peserta pelatihan benar-benar bisa memahami Kurikulum 2013. Materi pelatihan dan video pembelajaran juga akan dibuat supaya penggunaannya bisa aplikatif,” ujar Musliar saat mengisi materi tentang Implementasi Kurikulum 2013 di RNPK, Jakarta, (6/3/2014).

Menurut Musliar Kasim, Kemdikbud juga akan melakukan pendampingan terhadap guru-guru yang belum paham mengenai konsep Kurikulum 2013. Pendampingan tersebut bisa dilakukan oleh guru yang sudah mengerti, maupun pendampingan dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

Teekait dengan pengadaan buku, Musliar menegaskan bahwa buku Kurikulum 2013 dibagikan secara gratis. “Harus dipastikan, semua siswa mendapat buku secara gratis,” tegasnya. Buku Kurikulum 2013, jelas Musliar, memiliki beberapa kriteria. Di antaranya harus berbasis kegiatan (activity based learning), ditulis dengan secara terpadu (tematik terpadu) untuk buku SD, dan ditulis dengan mengacu kepada kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD).

Rencananya Kemdikbud juga akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk menjamin semua  proses yang dilakukan terkait implementasi Kurikulum 2013 telah terlaksana dengan baik di seluruh kabupaten dan kota.