Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Penerapan Program KECE, Puluhan Pemuda Berlatih Membuat Mebel

Penerapan Program KECE, Puluhan Pemuda Berlatih Membuat Mebel

293
BERBAGI
Bupati Mustafa menjnjau pelatihan membuat mebel yang dilakukan Dinsos Lamteng, Jumat (28/7/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Puluhan pemuda dari tiga  kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah mengikuti pelatihan membuat mebel di di Dinas Sosial Kabupaten Lamteng Jumat (28/7/2017).

Ke-30 pemuda itu merupakan perwakilan Karang Taruna dari Kecamatan Kalirejo, Gunungsugih dan Seputih Surabaya. Masing-masing kecamatan mengirimkan 10 wakilnya.

“Ini merupakan salah satu implementasi program Kampung Entrepenur Creative (KECe) yang digulirkan Bupati Lampung Tengah Mustafa.  Mereka dilatih langsung oleh tenaga profesional. Pelatihan dilaksanakan teori dan praktik langsung. Setelah itu selanjutnya pelatihan diselenggarakan di masing-masing kecamatan dimana tutor berkeliling untuk melihat hasil praktikum mereka,” kata Kadis Sosial Lampung Tengah, Kusuma Riyadi

Pelatihan tersebut juga merupakan lanjutan dari  pelatihan tahun lalu di Kecamatan Bekri, Gunungsugih dan Seputih Banyak. Kini mereka telah mandiri dengan membuka usaha meubel alumunium.

“Targetnya kami mampu melahirkan pemuda-pemuda yang memiliki skill yang nantinya bisa menjadi bekal mereka dalam mencari atau menciptakan lapangan kerja. Jika pemudanya mandiri, Insya Allah tidak ada lagi pengangguran,” ujarnya.

Selain memberikan pelatihan, Pemkab Lampung Tengah juga menyerahkan 22 bantuan peralatan untuk pembuatan muebel alumunium. Bantuan peralatan diserahkan langsung oleh bupati Mustafa kepada masing-masing perwakilan kecamatan.

“Saya minta para pemuda bisa serius mengikuti pelatihan ini. Serap ilmu sebanyak-banyaknya, lalu implementasikan. Ciptakan peluang dari skill yang dimiliki, jadilah pemuda yang mandiri, syukur-syukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain,” ungkap bupati.

Ia juga meminta para pemuda yang telah menerima pelatihan agar dapat menularkan imunya kepada pemuda lainnya di kecamatan masing-masing.

“Jangan hanya berhenti sampai disini. Tularkan lagi ke pemuda-pemuda lainnya. Alat sudah diberikan dan bisa dipergunakan oleh siapa saja yang ingin berlatih. Jadilah pemuda yang bisa membawa perubahan,” tandasnya.