Beranda Ruwa Jurai Pringsewu Penerima Manfaat Gerak Banser Lampung Capai Ribuan Orang

Penerima Manfaat Gerak Banser Lampung Capai Ribuan Orang

605
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM, Pringsewu-– Satuan Khusus Wilayah Banser Husada (Basada) Lampung sejak Maret hingga November 2019 telah membantu kesehatan 9.109 masyarakat di berbagai kabupaten/kota di daerah itu. Sebagian besar dengan Aji Tapak Sesontengan (ATS). Gratis, tanpa modus jual obat.

Jumlah itu, lanjut Pelaksana Tugas Kasatsus Basada Lampung, Gatot Arifianto, di Pringsewu, Rabu (27/11), berdasarkan laporan kader Basada di Tanggamus, Lampung Barat, Way Kanan dan Pringsewu.

Basada Pringsewu menyelenggarakan 150 kali Baksos ATS. Penerima manfaat 4.359 orang. Adapun untuk peningkatan kapasitas kader sebagaimana disampaikan Kasatsus Unit Basada Pringsewu, Eko Suwanto, ialah mengikuti penyuluhan hipertensi dan batuk diselenggarakan RSUD Pringsewu.

Selanjutnya partisipasi donor darah oleh sepuluh kader. Atas kiprah Basada Pringsewu, Lazisnu setempat mempersilakan penggunaan ambulans untuk digunakan Basada setiap kali Baksos.

Adapun publikasi audio visual berupa film dokumenter “Macan Not Micin”. Film tersebut berkisah tentang pengabdian Detasemen Wanita Banser (Denwatser), Serly Ermalevi dari awal DTD, mengikuti Diklatsus Nasional Banser Husada hingga kiprahnya membantu masyarakat. Film dimaksud bisa disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=hj-qRswPSaQ.

Adapun Basada Tanggamus membantu masyarakat sejumlah 3 ribu orang, dari 47 kali baksos. Kasatsus Unit Basada setempat Nurul Halim menjelaskan, tiga kali baksos bekerjasama dengan Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA), penerima manfaat 500 orang.

Untuk Baksos dengan ATS bekerjasama dengan Paguron Swarna sejumlah 44 kali, penerima manfaat berjumlah 2.500 orang.

Selanjutnya Banser Husada Waykanan membantu 1.000 orang dari 18 kali baksos ATS. Untuk peningkatan kapasitas kader sebagaimana disampaikan Kasatsus Unit Basada setempat Nasib Irawanto, ialah pelatihan bekam gratis bagi sepuluh kader, lalu mengikuti Diklatsus Nasional Banser Husada sejumlah 7 orang. 20 kader mengikuti Diklatsus Banser Husada diselenggarakan PC GP Ansor Waykanan.

Pendirian Posko mudik 2019 juga dilakukan, kader Basada yang diturunkan membantu 23 orang mengalami kecelakaaan ringan di Jalan Lintas Sumatera yang berada di Waytuba.

Banser Husada Lampung Barat menurut laporan Kasatsus Unit Basada setempat Muhammad Ridho, menggelar 62 kali Baksos. Dua kali bekerjasama dengan JRA, penerima manfaat 50 orang. 60 kali Baksos ATS bekerjasama dengan Paguron Swarna Raya dengan penerima manfaat 700 orang.

Dokumenter tersebut berkisah tentang perjalanan Basada Lampung Barat membantu masyarakat, mendedikasikan diri dalam harakah (gerakan) kemanusiaan , melaksanakan Nawa Prasetya Banser ke 6: Kami Barisan Ansor Serbaguna, peduli terhadap nasib umat manusia tanpa memandang suku, bangsa, agama dan golongan.

Menolong sesama berarti menolong diri sendiri. Gatot bersyukur kader Basada di Lampung berkhidmat, berkeringat dengan ikhlas. Membantu ribuan masyarakat tanpa satu pun yang bertanya uang bensin. Kendati pelayanan Baksos yang diberikan selalu gratis tanpa modus jual obat.

“Hormat dan terima kasih untuk energi, semangat, keringat, senyum yang diberikan sahabat-sahabat untuk terus mengibarkan keberadaan Ansor dan Banser yang kita banggakan. Terima kasih kepada Ketua PW GP Ansor Lampung sahabat Hidir Ibrahim dan Kasatkorwil Banser Lampung sahabat Tatang Sumantri yang terus mendukung gerak kami,” pungkas Gatot.