Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Penertiban Pedagang di Kotabumi Terkesan Tebang Pilih

Penertiban Pedagang di Kotabumi Terkesan Tebang Pilih

385
BERBAGI
Suasana penertiban para pedagang yang dilakukan oleh rombongan Pemkab Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Sejumlah pedagang yang menggelar dagangan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kotabumi, Lampung Utara meminta Pemkab tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban pedagang. Menurut mereka, penertiban yang dilakukan selama ini terkesan tebang pilih.

“Kalau memang mau ditertibkan, tertibkan semua dong pedagang – pedagang lainnya. Jangan kami saja!!” tegas Jon, pedagang buah di Jalan Jenderal Sudirman usai diminta membongkar lapaknya oleh rombongan Pemkab, Jumat (24/11/2017).

Menurut Jon, ‎lapak dagangannya bukan di atas trotoar maupun di atas bahu jalan sehingga sedianya Pemkab tidak memintanya untuk membongkar lapaknya. Apalagi, masih banyak pedagang yang lebih parah darinya karena menggelar lapak dagangan di atas trotoar atau bahu jalan‎ ‎dan bahkan menutup jalan.

“Kalau memang alasannya mengganggu keindahan kota dan demi piala Adipura, mestinya mereka tertibkan juga mobil – mobil yang terparkir di sepanjang jalan ini. Kenapa dibiarkan saja tanpa ditertibkan,” tandasnya.

Kritikan sama juga disampaikan Adi Saputra. Pedagang gula aren ini mengaku keberatan jika harus pindah dari lokasi yang telah ditempat‎inya sejak lima tahun silam. Terlebih, ia telah mendapat izin dari pemilik lahan dan diberi amanah untuk mengawasi kebun pemilik lahan di sekitar lokasi.

“Jelas keberatanlah. Sudah lima tahun saya berdagang di sini. Pemilik tanah saja memberi izin kepada saya. Masa Pemkab malah melarang saya berdagang di sini,” kata dia.

Keluhan dan tudingan yang disampaikan para pedagang ini ‎terbilang masuk akal karena masih banyak lapak pedagang yang lokasi dagangannya lebih parah dari mereka seperti di kawasan pasar pagi. Di kawasan tersebut, sejumlah pedagang kaki lima malah bebas menggelar lapak di atas bahu jalan sehingga ruas jalan menjadi sempit.

Kondisi yang lebih parah terjadi Jalan Pemuda di kawasan Pasar Pagi. Jalan itu kini telah berubah fungsi menjadi lapak – lapak para pedagang dan sama sekali tak dapat dilintasi oleh kendaraan sepeda motor apalagi mobil. Keadaan ini telah berlangsung lama jauh sebelum Agung Ilmu Mangkunegara menjabat sebagai bupati.

‎Sebelumnya, Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara kembali menertibkan para pedagang di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudirman, Ko‎tabumi, Jumat pagi (24/11/2017).

Aksi penertiban pedagang ‎yang dianggap mengganggu keindahan kota ini dipimpin oleh Kepala Dinas Perdagangan, Wanhendry yang didampingi oleh Kepala Sat Pol PP, AKBP Suratno dan Sekretarisnya, Doni.‎

Loading...