Beranda Teras Berita Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Saat Bersembunyi di Kandang Ayam

Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Saat Bersembunyi di Kandang Ayam

465
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Pengedar narkoba, Yuli Susanto (38), warga Dusun Induk Merak Batin, Desa Merak Batin, Natar Lampung Selatan ditangkap petugas Unit Reksrim Polsek Natar saat tengah bersembunyi di areal peternakan kandang ayam potong di Dusun Sidorejo, Negara Ratu, Lampung Selatan, Sabtu (27/6) lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Natar Kompol Yustam Dwi Heno melalui Kanit Reskrim Ipda Setio Budi Howo mengatakan, tersangka Yuli berhasil dibekuk petugasnya saat tengah bersembunyi di areal peternakan kandang ayam potong di wilyah Dusun Sidorejo, Negara Ratu.

Dari penangkapan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, sabu-sabu sebanyak dua kantong ukuran sedang seberat 20 gram, seperangkat alat isap (bong), dua korek api gas, satu buah pirek, satu sumbu dan satu buah pipet.

“Penangkapan tersangka atas informasi masyarakat, bahwa di wilayah Negara Ratu dan sekitarnya marak peredaran narkoba. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka,”kata Setio, Selasa (30/6).

Ketika akan dilakukan penangkapan, sambung Setio, tersangka langsung kabur melarikan diri dan bersembunyi di areal peternakan ayam ketika melihat petugas datang akan menangkapnya. Selang tak berapa lama dilakukan pencarian, tersangka dapat ditemukan saat itu juga petugas langsung menangkapnya ketika sedang bersembunyi di salah satu kandang di areal peternakan ayam  tersebut.

“Tersangka sebelumnya akan bertransaksi. Beruntung saat dibekuk, tersangka belum sempat menjual barang bukti sabu sabu seberat 20 gram. Tersangka Yuli ini, memamng sudah target operasi (TO) kami,“ ungkap Budi.

Dijelaskannya, dari keterangan tersangka bahwa sabu-sabu tersebut didapatkan tersangka dari seorang bandar berinisial CM warga Lampung Tengah. Barang Kristal haram tersebut, dibeli tersangka dari CM seharga Rp 5 juta. Dari keterangan tersangka, petugas kemudian meburu tersangka CM di tempat persembunyiannya namun tersangka CM sudah tidak ada ditempat.

“Kalau dari pengakuannya, tersangka mengedarkan sabu-sabu diwilayah Natar Lampung Selatan dan baru sejak tiga bulan terakhir. Selain sebagai pengedar, tersangka Yuli ini merupakan sebagai pengguna. Kasunya sedang kami kembangkan, petugas sedang memburu CM (DPO) sebagai pemasok barang haram itu,”jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Loading...