Beranda Hukum Narkoba Pengedar Narkoba Dibekuk Saat Tertidur Pulas, Polisi Sita 500 Gram Sabu dan...

Pengedar Narkoba Dibekuk Saat Tertidur Pulas, Polisi Sita 500 Gram Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

1609
BERBAGI
Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi siap edar yang disita Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dari tersangka Supriyadi.
Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi siap edar yang disita Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dari tersangka Supriyadi.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, meringkus pengedar narkoba, Supriyadi (37) saat tersangka sedang terlelap tidur di rumahnya di Dusun Citerep, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Shobarmen,  mengatakan  penangkapan tersangka Supriyadi berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Citerep, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan kerap ada transaksi narkoba.

“Berdasarkan informasi itulah kita lakukan penyelidikan,”ujarnya, Senin (6/1/2020).

Menurut Shobarmen, pihaknya menerjunkan tim Opsnal unit 1 Subdit 3 Ditres Narkoba Polda Lampung untuk melakukan penyelidikan ke tempat tersebut.

“Saat itu juga petugas langsung melakukan penyergapan, saat ditangkap tersangka Supriyadi ini sedang tertidur lelap di dalam kamar rumahnya dan pelaku diamankan tanpa ada perlawanan,” ungkap mantan Kepala SPN Polda Lampung ini.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan, dan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi siap edar yang disembunyikan tersangka Supriyadi di dalam lemari pakaiannya. Paket barang narkoba itu disimpan dalam plastik warna putih.

“Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan, guna pengembangan lebih lanjut. Untuk barang bukti yang disita, lima bungkus sabu-sabu seberat 500 gram, 417 butirpil ekstasi logo kura-kura berwarna coklat dan 20 butir pil ekstasi warna hijau berlogo H,” katanya.

Loading...