Pengemudi Fortuner yang Acungkan Pistol Usai Tabrak Sepeda Motor di Duren Sawit Jadi Tersangka

  • Bagikan
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus (depan) dan pria yang mengacungkan senjata api di Duren Sawit, Jakarta Timur (belakang), Jumat, 2 April 2021. Foto: Tempo.co

TERASLAMPUNG.COM, JAKARTA  —  MFA, pengemudi mobil Fortuner  yang mengacungkan pistol di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat dini hari (2/4/2021) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata airsoft gun tanpa izin.

“Gelar perkara sudah kami lakukan pagi tadi dan hasilnya sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus , dilansir Tempo, Sabtu, 3 April 2021.

Yusri menjelaskan penetapan status tersangka terhadap MFA dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup. Polisi menjerat MFA dengan Pasal Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 karena kepemilikan airsoft gun ilegal.

Yusri menyebut penyidik juga memutuskan menahan MFA. “Penyidik sedang mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap yang bersangkutan,” kata Yusri.

Aksi  mirip koboi jalanan yang dilakukan MFA terjadi pada Jumat dini hari, sekitar pukul 01.00 di Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengungkap sebelum perbuatan itu terjadi, MFA terlebih dahulu menyerempet pengendara motor hingga jatuh.

Penyebab serempetan tersebut karena MFA yang mengemudikan Fortuner dengan nomor polisi B 1673 SJV melanggar lalu lintas.

Ia melintas di perempatan jalan dengan kondisi lampu lalu lintas tengah merah. Bukannya berhenti dan bertanggung jawab, MFA justru terus menjalankan mobilnya dan berniat kabur. Warga yang melihat hal tersebut segera mengejar mobil pelaku dan meminta tanggung jawab.

Saat itulah MFA marah sambil mengeluarkan senjata api. Aksi MFA yang hendak kabur dan mengeluarkan senjata api direkam warga dan kemudian menjadi viral di medsos.

“Setelah itu, yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan mengeluarkan senjata api,” kata Yusri.

Warga yang takut kemudian tak berani mendekati mobil MFA. Tersangka kemudian pergi dari lokasi sambil menodongkan pistol ke arah warga.

Belakangan setelah ditangkap, diketahui bahwa pistol yang ditodongkan pengemudi Fortuner itu merupakan airsoft gun. Polisi pun masih terus melakukan pendalaman terhadap kejadian itu.

Tempo

  • Bagikan