Beranda Hukum Kriminal Penggelapan Mobil: Selain di Jakarta, Rio Ardiles Juga Beraksi di Lampung

Penggelapan Mobil: Selain di Jakarta, Rio Ardiles Juga Beraksi di Lampung

866
BERBAGI
Rio Ardiles

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto, mengatakan Rio Ardiles (29), warga Tanjung Senang, Bandarlampung ini, selain kasusnya dilaporkan di Bareskrim Mabes Polri tersangka juga memumpunyai kasus yang dilaporkan di Polda Lampung.

“Buronan Rio ini, ternyata memiliki kasus yang dilaporkan di Polda Lampung. Kasus yang dilaporkan sama, penipuan dan penggelapan kendaraan,”ujar Ruli, Rabu (9/11/2016).

Menurutnya, pelapor tersangka Rio do Polda Lampung adalah, para konsumen yang membeli mobil dari Rio namun surat kelengkapan kendaraan tidak kunjung diberikan.

Ruli mengutarakan, pemilik showroom Arjuna Finance, menitipkan 10 unit kendaraan mobil jenis mini bus dan truk kepada Rio. Karena Rio memiliki showroom penjualan mobil bekas, Arjuna Finance meminta Rio untuk dijualkan ke konsumen.

“Mobil milik Arjuna Finance itu, sudah dijual rio ke para konsumennya dan konsumennya sudah memberikan uang muka ke Rio. Besaran uangnya bervariasi, mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 50 juta,”ucapnya.

Pada saat membeli mobil itu dari Rio, kata Ruli, bahwa mobil tidak dalam masalah. Padahal, mobil tersebut merupakan barang bukti hasil penipuan dan penggelapan yang dilakukan Rio kepada Arjuna Finance. Dari para konsumen Rio, ada empat unit mobil yang disita dan pada saat itulah para konsumen tahu kalau mobil yang dibelinya adalah barang bukti kejahatan.

“Merasa telah ditip dengan Rio, para konsumen melaporkan Rio ke Polda Lampung atas kasus penipuan dan penggelapan,”terangnya.

Dikatakannya, empat unit mobil yang disita, tiga unit jenis truk dan satu unit mobil jenis minibus Isuzu Panther. Mobil tersebut, saat ini dititipkan di gudang milik korban Arjuna Finance yang ada di Lampung.

“Untuk tersangka Rio dan barang bukti, rencananya hari ini Rabu (9/11/2016), akan kami serahkan ke Bareskrim Mabes Polri,”jelasnya.