Beranda Teras Berita Penggerebekan Gudang Jamu Ilegal, BPOM Amankan Dua Penjaga Gudang

Penggerebekan Gudang Jamu Ilegal, BPOM Amankan Dua Penjaga Gudang

172
BERBAGI
Petugas BPOM Lampung saat menyita jamu ilegal dari gudang jamu di Jatimulyo, Lampung Selatan, Rabu, 27 Agustus 2014. (Teraslampung.com)

BANDARLAMPUNG – Terkait penggerebekan  gudang jamu ilegal yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) dan Kepolisisan Daerah (Polda) Lampung, di Jl. Senopati Dusun 1 Jatimulyo Lampung Selatan, dua penjaga gudang kini sudah diamankan.

Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Provinsi Lampung, Ramadhan, mengatakan pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Menurut Ramadhan, ada kemungkinan dua penjaga gudang itu dijadikan tersangka. Hal itu terutama kalau mereka tidak mau menunjukkan pemilik gudang jamu ilegal tersebut.  Baca: BPOM dan Polda Lampung Gerebek Gudang Jamu Ilegal

”Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Mereka masih diperiksa,”kata Ramadhan saat ditemui di kantornya, Kamis (28/8).

Ramadhan menjelaskan, ada sekitar empat orang yang dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap barang diduga jamu ilegal tersebut. Keempat orang tersebut yakni dua penjaga gudang, pemilik gudang dan Kepala Desa setempat.

” Ya kalau untuk nama-namanya tidak bisa kami sebutkan, karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan. Dikhawatirkan, kalau diberitahu atau di informasikan akan menghambat proses dalam penyelidikan kami,”jelasnya.

Menurut Ramadhan, jumlah barang yang disita sekitar 6.000 dus jamu dari berbagai merk.”Jumlah pastinya masih dihitung. Sekarang ini, barang-barang itu ada dibawah (belakang gedung BBPOM), kami mengamankan sebagai barang bukti,”tutur dia.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menetapkan tersangka terhadap penjaga gudang itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, barang-barang ilegal dan tanpa izin itu berasal dari Jakarta dan Bandung.  Setelah sampai di gudang, pemilik barang menyebarkan jamu ilegal itu ke seluruh wilayah di Lampung.

“Mereka mendapatkan barang itu dari Bandung dan di jual di otlet maupun toko di seluruh wilayah yang ada Lampung, ya bisa saja obat jamu ilegal itu dijual diluar lampung,”tandasnya.

Loading...