Pengunjung Simpur Center tidak Perlu Menunjukkan Kartu Vaksin

  • Bagikan
Legal Division Simpur Center Syech Hud Ismail

TERASLAMPUNG.COM — Pengelola Simpur Center menyambut baik respons Walikota Bandarlampung Eva Dwiana yang mengundang pengusaha pusat perbelanjaan untuk mendiskusikan Instruksi Mendagri Nomor 36 terkait PPKM level 4 , Senin kemarin (24/5/2021).

Menurut Legal Division Simpur Center Syech Hud Ismail pertemuan dengan walikota kemarin berlangsung gayeng membicarakan mulai akan dibukanya pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bandarlampung.

“Kemarin kami diundang bertemu walikota untuk mendiskusikan Instruksi Mendagri nomor 36 terkait PPKM level 4 untuk mengatur bagaimana pengunjung pusat perbelanjaan dan karyawannya agar tidak terjadi penyebaran Covid-19,” ujarnya, Rabu, 25 Agustus 2021.

Dalam pertemuan itu diungkapkan keberatan pengelola pusat perbelanjaan atau mall di Kota Bandarlampung dimana dalam Instruksi Mendagri ada syarat pengunjung wajib menunjukan sudah di vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi.

“Bunda bener-bener walikota yang merakyat beliau menerima usulan kami yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Syeh Hud Ismail

“Jadi, setiap pengunjung wajib menggunakan masker tidak perlu menunjukan bahwa dia sudah di vaksin, kemudian pengunjung maksimal 50 persen dari total kapasitas gedung,” jelasnya.

Namun, masih ada kendala lain yang disampaikan pengelola pusat perbelanjaan ke Walikota Eva Dwiana kata Syech Hud yaitu masalah penyekatan di jalan-jalan utama seperti jalan Kartini, Raden Intan.

“Kita sampaikan ke Bunda soal penyekatan, mall di buka tapi jalan di sekat kan aneh. Tapi Bunda menjelaskan penyekatan itu bukan kebijakan Pemkot tapi Polda Lampung dan Polresta,” jelasnya.

“Harapan kami, mudah-mudah pihak berwajib dalam hal ini Polda dan Polresta mau mendengar keluhan kami dan dicarikan jalan keluarnya,” ujar Legal Division Simpur Center Syech Hud Ismail.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan