Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Tengah 2021-2025 Dilantik

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM, LAMPUNG TENGAH — Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Lampung  Riana Sari Arinal melantik pengurus YJI Cabang Lampung Tengah masa bakti 2021-2025, di Nuwo Balak,  Lampung Tengah, Rabu (29/9/2021).

Susunan kepengurusan YJI Cabang Lampung Tengah yaitu Ketua Mardiana Musa Ahmad, Sekretaris Agung Prawira, dan Bendahara Ahmad Rivandi.

Dalam sambutannya, Riana menjelaskan bahwa Yayasan Jantung Indonesia adalah organisasi mitra pemerintah yang menjadi pelopor gaya hidup sehat dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Keberadaan Yayasan Jantung Indonesia ini tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia dengan Cabang Utama dan Cabangnya.
Salah satu cabang utamanya adalah di Provinsi Lampung yang sudah berdiri sejak tahun 90-an.

“Dengan bertambahnya Yayasan Jantung Indonesia di Kabupaten Lampung Tengah, diharapkan dapat menjadikan Yayasan Jantung Indonesia semakin berkembang serta berkontribusi positif dalam pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Riana.

Riana berharap para pengurus baru dapat mengemban amanah dengan baik serta mampu membantu mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah.

Riana meminta Kepengurusan YJI Lampung Tengah agar segera menyusun program kerja yang diprioritaskan pada Pemeriksaan/screening kesehatan jantung, melalui pemeriksaan tekanan darah, EKG/rekam jantung, serta pemeriksaan laboratorium sederhana.

Kemudian, konsultasi kesehatan jantung bagi masyarakat bekerja sama dengan Perki (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia), dan penyuluhan masyarakat untuk melakukan gaya hidup sehat.

Selain itu, meningkatkan peran Klub Jantung Sehat Masyarakat dan Remaja, untuk melakukan olah raga secara teratur. Serta membantu pendanaan operasi bagi penderita jantung bawaan dari keluarga tidak mampu melalui bantuan dari Yayasan Jantung Indonesia Pusat.

Riana mengingatkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, yang utamanya disebabkan karena merokok, diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas, maupun polusi udara.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, seseorang dengan gangguan jantung harus lebih berhati-hati karena virus dapat menyebar secara lebih luas didalam tubuhnya. Untuk itu lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” jelasnya.

“Alhamdulillah beberapa minggu terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 terus menurun. Tetapi saya mengingatkan bahwa pandemi ini belum berakhir, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Lampung Tengah, hendaknya terus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat yaitu dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” imbaunya.

 

  • Bagikan