Beranda News Pelayanan Publik Penuhi Target Kelistrikan 2019, PLN Gandeng 10 PTN di Sumatera

Penuhi Target Kelistrikan 2019, PLN Gandeng 10 PTN di Sumatera

251
BERBAGI
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM — PT PLN (Persero) bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi di Sumatera untuk mencapai target kelistrikan pada 2019. Kerja sama ini ditargerkan mampu mempercepat pemerataan kelistrikan (rasio elektrifikasi) di Sumatera mencapai 98 persen pada tahun 2019.

Ke-10 perguruan tinggi yang melakukan kerja sama dengan PLN, adalah Universitas Syah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, Politeknik Batam, Universitas Lampung, Universitas Sriwijaya, Universitas Jambi, Universitas Bengkulu, Universitas Bangka Belitung, dan Universitas Andalas.

“Saat ini ada 1.280 desa belum berlistrik dari total 27.000 desa yang ada di Sumatera‎ hingga 2016. Kerja sama dengan 10 PTN ini untuk penelitian dan survei guna listrik perdesaan di seluruh provinsi di Sumatera,” kata Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Amir Rosidin, di Jakarta, Rabu (7/2016/2017), seperti dilansir liputan6.com.

Menurut Rosidin, penelitian ini dilakukan PLN untuk memetakan seluruh desa yang belum berlistrik di Sumatera, termasuk besaran kebutuhan listrik dan potensi energi lokal setempat.

“Survei dapat mengetahui lokasi-lokasi desa yang belum berlistrik serta besaran biaya energi yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk penerangan dan untuk kegiatan ekonomi tanpa energi listrik dari PLN.

Selain itu, dapat diketahui pula energi listrik yang dibutuhkan untuk penerangan ditambah listrik untuk mendorong ekonomi desa.

‎Amir mengatakan , untuk melistriki seluruh desa di Sumatera, PLN akan menyesuaikan dengan potensi energi dan sumber daya setempat yang ada. Diharapkan pengembangan pembangunan listrik pedesaan sejalan dengan kearifan lokal dan dapat menekan biaya produksi listrik, sehingga masyarakat bisa menikmati listrik dengan harga terjangkau.

‎”PLN sangat tidak mengharapkan apabila ada masyarakat yang belum mendapatkan listrik dari PLN tetapi justru membayar biaya energi lebih mahal untuk membeli genset, solar dan lainnya,” katanya..

 

 

Loading...