Beranda Hukum Kriminal Penyadap Karet Ditembak Komplotan Begal Hingga Tewas di Depan Istrinya, Jasadnya Dibuang...

Penyadap Karet Ditembak Komplotan Begal Hingga Tewas di Depan Istrinya, Jasadnya Dibuang ke Irigasi

639
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

WAY KANAN-Salah seorang penyadap karet bernama Joni Efendi (45), warga Bumi Harjo, Kecamatan Buay Bahuga, Way Kanan tewas mengenaskan setelah ditembak komplotan begal tepat di bagian dadanya di Jalan Irigasi, Kampung Sritunggal, Kecamatan Buay Bahuga, Senin (16/10/2017) sekitar pukul 05.15 WIB. Peristiwa nahas tersebut terjadi, saat korban bersama istrinya akan pulang kerumahnya usai menyadap karet.

Kapolsek Bahuga, Way kanan AKP Singgih Widada saat dikonfirmasi melalui ponselnya, membenarkan adanya peristiwa penembakan yang dilakukan komplotan begal bersenjata api, hingga mengakibatkan korban Joni Effendi (45), warga Bumi Harjo, Kecamatan Buay Bahuga tewas di lokasi kejadian.

“Ya benar, korban Joni tewas di lokasi kejadian setelah ditembak oleh kawanan begal. Korban sudah dimakamkan pihak keluargaya siang tadi sekitar pukul 11.00 WIB,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (16/10/2017).

Singgih mengutarakan, peristiwa nahas yang menimpa korban tersebut, terjadi saat korban bersama istrinya berboncengan sepeda motor dalam perjalanan pulang kerumahnya usai menyadap karet. Saat korban melintas di Jalan Irigasi, Kampung Sritunggal, Kecamatan Buay Bahuga, tiba-tiba korban dihadang oleh beberapa orang pelaku begal bersenjata api.

“Para pelaku tersebut, langsung merampas sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban dan langsung menembak korban tepat mengenai dada sebelah kanan hingga korban tewas dilokasi kejadian,”ungkapnya.

Bahkan sadisnya lagi, lanjut Singgih, para pelaku begal tersebut membuang jasad korban yang sudah tidak bernyawa, ke irigasi yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian dengan disaksikan oleh istri korban.

“Korban yang sudah tewas ditembak para pelaku, jasadnya dibuang ke air aliran irigasi,”terangnya.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan sementara yang didapat petugas, pelaku pembegalan sadis bersenjata api tersebut diduga dilakukan empat orang pelaku. Untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan berkoordinasi dengan Jajaran Polsek lainnya serta dibackup Polres Way kanan.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah keterangan guna kepentingan penyelidikan, mudah-mudahan para pelaku begal tersebut dapat segera kami ungkap,”pungkasnya.