Beranda Seni Sastra Penyair Alfarizie dan Isbedy Diundang ke Festival Sastra Asia Tenggara

Penyair Alfarizie dan Isbedy Diundang ke Festival Sastra Asia Tenggara

295
BERBAGI
M. Alfarizie bersama novelis Fajar Mezas dan Isbedy Siawan ZS

TERASLAMPUNG.COM — Dua penyair Lampung, Muhammad Alfarizie dan Isbedy Stiawan ZS, diundang ke Festival Sastra Asia Tenggara di Bengkulu, 13-15 Juli 2018.

Kedua penyair Lampung tersebut diundang karena lolos seleksi puisi bertema Soekarno, Cinta, dan Puisi bersama sekitar 150 penyair Indonesia dan luar negeri.

Alfarizie, panggilan akrab penyair generasi baru Lampung yang berproses di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS adalah pertama kali di tingkat nasional.

“Karena itu ia bangga ketika puisinya lolos kurasi. Apalagi saya bisa berpartisipasi untuk hadir di Bengkulu,” katanya, Kamis (12/7) petang.

Dia berharap dengan kehadirannya di Festival Sastra Bengkulu bisa menambah jejak kepenyairannya lebih baik lagi di masa depan.

Sementara Isbedy memberi apresiasi pada Alfarizie yang karya puisinya lolos dan bisa memenuhi undangan di Bengkulu.

“Saya berupaya semampu saya agar Alfa bisa berangkat. Alhamdulillah terealiasasi, bahkan saya bisa berangkat pula,” ungkap penyair berjuluk Paus Sastra Lampung ini.

Diakui Isbedy, keberangkatannya ke Bengkulu tak lepas dukungan Wakil Bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan dan Wagub Lampung Bachtiar Basri.

“Itu sebagai bentuk kepedulian birokrat atau pejabat pada penyair, saya berterima kasih,” kata dia dihubungi terpisah.

Sementara Festival Sastra Bengkulu (FSB) direncanakan dibuka Plt Gubernur Bengkulu. Malam pembukaan diwarnai pembacaan puisi oleh sejumlah sastrawan yang mewakili pulau dan negara.

“Bapak Gubernur akan membuka festival sekaligus menjamu dan beramah-tamah dengan para sastrawan,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Bengkulu, Rehal Ikmal, S.H, M.Si, di Bengkulu.

Ketua Umum Panitia FSB, Willy Ana, mengatakan festival sastra tingkat nasional di Bengkulu itu melibatkan sekitar 100 sastrawan Indonesia dan negara tetangga.

“Mereka mulai tiba di Bengkulu Kamis (12 Juli). Namun sebagian besar mereka hadir pada hari Jumat (13 Juli),” kata Willy Ana yang juga inisiator Festival Sastra Bengkulu.

Sejumlah nama penting yang sudah memastikan hadir, seperti Sutardji Calzoum Bachri, Ahmadun Yosi Herfanda (Jakarta), Fakrunnas MA Jabbar (Riau), Rida K Liamsi (Kepulauan Riau), Isbedy Stiawan ZS dan Muhammad Alfarizie (Lampung), Mezra E. Pellondou (Nusa Tenggara Timur), LK Ara (Aceh), Zulfaisal Putra (Kalimantan Selatan), Rohani Din (Singapura), Jumari HS (Jawa Tengah), dan lain-lain.

“Presiden Penyait Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri akan tampil membaca puisi dalam acara ini,” ujar Willy.

Acara Festival Sastra di isi dengan berbagai kegiatan seperti seperti pentas sastra, sarasehan, wisata budaya ke tempat-tempat penting di Bengkulu seperti rumah pengasingan Sukarno, rumah Fatmawati, Benteng Malborogh, Pantai Panjang dan pusat-pusat oleh-oleh khas Bengkulu. Acara ditutup dengan wisata budaya ke Kebun Teh Kepahiyang.

Loading...