Beranda Budaya Pentas Penyair Isbedy Stiawan dan Panji Utama ke Hadiri Pertemuan Penyair ASEAN

Penyair Isbedy Stiawan dan Panji Utama ke Hadiri Pertemuan Penyair ASEAN

245
BERBAGI
Isbedy Stiawan ZS

BANDARLAMPUNG,Teraslampung.com—Dua penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS dan Juperta Panji Utama diundang mengikuti Pertemuan Penyair ASEAN di Kualalumpur, Malaysia, 4-5 September 2015 mendatang.

Keduanya sudah menyatakan siap berangkat pada Kamis (3/9) ke acara yang ditaja Institut Terjemahan dan Buku Malaysia (ITBM) dan Penulis Nasional (PENA) Malaysia tersebut.

“InsyaAllah saya berangkat Kamis (3/9), agar pada 4 September bisa mengikuti acara tersebut,” kata Isbedy di Bandarlampung, Kamis (13/8).

Dikatakan Isbedy, sudah dapat dipastikan penyair Juperta Panji Utama yang sehari-hari di Lampung Peduli akan memenuhi undangan. “Saya siap hadir,” kata Panji melalui pesan pendek kepada Isbedy.

Keduanya akan berada di Kualalumpur selama 3 hari. Selain menghadiri Pertemuan Penyair ASEAN tersebut, rencana Isbedy akan membacakan puisi-puisinya yang terhimpun dalam kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta (Siger Publisher, 2015).

“Kemungkinan akan tampil pada Jumat (4/9) di Rumah PENA dalam acara Malam Baca Puisi PENA-ITM-DBP (Dewan Bahasa dan Pusataka, red),” jelas penyair yang dijuluki Paus Sastra oleh HB Jassin.

Sementara Presiden PENA Dr Mohamad Saleeh Rahamad melalui miniset menjelaskan, Malam Baca Puisi PENA-ITBM-DBP pada Jumat (4/5) malam di Rumah Pena akan dihadiri para penyair ASEAN.

Juperta Panji Utama

“Malam Baca Puisi ini sebagai pembuka untuk mempertemukan dan menampilan para penyair yang hadir,” kata dia.

Malam Baca Puisi PENA, dikatakan Saleeh, dilangsungkan pada malam Jumat pertama tiap bulan. Acara ini sudah berlangsung lama, dan dihadiri serta menampilkan para penyair dan seniman, baik dari Malaysia maupun luar Negara.

“Ini kali kami tempahan penyair ASEAN, dan ini sebagai ajang mempertemukan para penyair,” ujar Saleeh Rahamad.

Sedangkan Pertemuan Penyair ASEAN, seperti dalam brosur, akan diisi dengan diskusi. Sejumlah pemakalah dari masing-masing negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Vietnam, Laos, Filipina, Brunei, Kamboja, dan Thailand.

Terpisah, Juperta Panji Utama mengatakan, setelah menghadiri Pertemuan Penyair ASEAN akan melanjukan ke Singapura. Dia akan bergabung dengan cerpenis dan peneliti khanasah Lampung di luar negeri Arman AZ.

“Ya, insyaAllah saya akan ke Singapura. Bersama Arman AZ akan mencari jejak Muhammad Saleh, penulis puisi “Lampung Karam”, terutama Kampung Bangkahulu,” kata Panji.

Rls

Loading...