Beranda Hukum Kriminal Penyelundupan 60 Ribu Bibit Lobster Senilai Rp 9 Miliar Digagalkan

Penyelundupan 60 Ribu Bibit Lobster Senilai Rp 9 Miliar Digagalkan

241
BERBAGI
Tujuh pelaku penyelundupan benih lobsters dan barang bukti ribuan benih lobster jenis mutiara saat di ruangan Ditrekrimsus Polda Lampung, Jumat (5/5/2017).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni bersama Balai Karantina Ikan Kelas I Bandarlampung Wilayah Kerja (Wilker) Bakauheni, mengagalkan penyelundupan 60 ribu ekor bibit lobster laut asal Jakarta senilai Rp 9 miliar di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, pada Kamis (25/5/2017) pagi lalu sekitar pukul 05.30 WIB.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Enrico Donald Sidauruk mengatakan, petugas mengamankan ribuan bibit lobster laut asal Jakarta tersebut, saat dilakukan pemeriksaan rutin di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni bersama petugas Balai Karantina Ikan Kelas I Bandarlampung wilayah kerja (wilker) Bakauheni.

“Bibit lobster laut asal Jakarta yang diamankan, sebanyak 60 ribu ekor atau 13 koli. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai Rp 9 miliar,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (28/5/2017).

Enrico mengutarakan, ribuan ekor bibit lobster tersebut, diangkut dengan kendaraan Minibus Isuzu Elf dan rencananya akan dikirimkan ke daerah Jambi. Sopir mobil yang mengangkut bibit lobster, awalnya mengaku bahwa barang yang diiangkutnya berupa pakaian.

“Karena curiga dengan isi muatannya, petugas memeriksanya. Ternyata benar, setelah diperiksa isi muatan didalamnya berisi ribuan ekor bibit lobster laut,”terangnya.

Dikatakannya, pengiriman ribuan bibit lobster laut tersebut, tidak dilengkapi dokumen resmi dan petugas langsung mengamankannya. Karena, berdasar Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016, melarang melakukan penangkapan bibit lobster laut.

“Dugaannya, ribuan ekor bibit lobster yang disita akan diselundupkan ke luar negeri,”ungkapnya.

AKP Enrico Donald Sidauruk mengatakan mengatakan, asal bibit lobster masih ditelusuri. Pihaknya menduga, ribuan bibit lobster yang diamankan berasal dari Indonesia bagian timur.

“Barang bukti tersebut sudah kami serahkan ke pihak Balai Karantina Ikan Kelas I Bandarlampung wilayah kerja Bakauheni guna pemeriksaan lebih lanjut,”jelasnya.

Selanjutnya, kata Enrico, bibit lobster itu akan dilepasliarkan kembali dan Rencananya, akan dilakukan di pesisir pantai Rajabasa, Lampung Selatan. Hal tersebut dilakukan, untuk menghindari banyaknya bibit lobster mati.

Sebelumnya, pada 5 Mei 2017 lalu petugas juga menggagalkan penyelundupan 52 ribu benih lobster senilai Rp 3,9 miliar juga berhasil digagalkan penyelundupannya lewat Bandara Radin Inten II Branti, Lampung Selatan.

 

Loading...