Beranda News Penyelundupan Tujuh Ton Daging Kerbau Beku Asal India Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni

Penyelundupan Tujuh Ton Daging Kerbau Beku Asal India Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni

297
BERBAGI
Daging kerbau beku dari India (ilustrasi)

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Balai Karantina Kelas I Bandarlampung wilayah kerja Bakauheni bersama aparat Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan daging alana (daging kerbau beku) ilegal asal India sebanyak 7 ton di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (6/5/2017) sekitar pukul 05.30 WIB.

Penanggungjawab Balai Karantina Pertanian (BKP) Wilker Bakauheni, drh Azhar mengatakan, petugas gabungan dari Satgas Pangan, mengamankan kendaraan truk box pengangkut 7 ton daging alana (daging kerbau beku) ilegal asal India tersebut saat berada di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.

“Daging alana ilegal asal India itu, diangkut kendaraan truk box dengan nomor polisi BL 8495 AA dari Jakarta dengan tujuan Medan, Sumatera Utara,”ujarnya, Sabtu (6/5/2017).

Dikatakannya, selain mengamankan 7 ton daging alana ilegal, pihaknya juga mengamankan sopir truk. Karena sopir truk dari PT Anugrah Mini Sejahteras (PT AMS), tidak dapat menunjukkan dokumen resmi yang dipersyaratkan dalam pengangkutan.

“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sopir truk bersama barang bukti daging alana ilegal tersebut sudah diamankan di Mapolres Lampung Selatan,”terangnya.

Menurutnya, selain mengamankan truk bermuatan 7 ton daging alana ilegal asal India tersebut, tim Satgas Pangan juga mengamankan mobil L300 BE 9849 CO yang mengangkut sosis/naget tanpa dilengkapi dokumen resmi asal Bekasi menuju ke Bandarlampung.

“Mobil L300 pengangkut sosis/naget diamankan karena tidak dilengkapi dokumen resmi,” katanya.

Loading...