Beranda News Nusantara Penyerangan Mapolda Riau, 1 Polisi dan 4 Teroris Tewas

Penyerangan Mapolda Riau, 1 Polisi dan 4 Teroris Tewas

205
BERBAGI
Mapolda Riau saat penyerangan terduga teroris, Rabu, 16 Mei 2018. Foto: riauonline.co.id
Mapolda Riau saat penyerangan terduga teroris, Rabu, 16 Mei 2018. Foto: riauonline.co.id

TERASLAMPUNG.COM — Ipda Auzar meninggal  setelah ditabrak mobil kelompok teroris dalam penyerangan di Markas Polda Riau di Pekanbaru, Rabu,16 Mei 2018. Penyerangan teroris di Mapolda Riau juga menyebabkan dua  polisi terluka parah dan dua jurnalis terkena tembak.

Sindikasi media Teraslampung.com di Pekanbaru, riauonline.co.id melaporkan, dalam teror penyerangan itu petugas kemudian menembak empat terduga teroris hingga tewas.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan Ipda Auzar meninggal dunia pasca penyerangan pukul 09.00 WIB pagi tadi.

“Ipda Auzar meninggal setelah ditabrak oleh salah satu dari penyerang dengan senjata tajam samurai menggunakan minivan warna putih, Setelah empat pelaku tewas, satu pelaku berhasil melarikan diri menggunakan minivan yang berakibat satu anggota kita tertabrak,” imbuhnya.

Sebelum Auzar, dua Polisi mengalami cedera akibat sabetan senjata tajam dari salah satu pelaku. Seorang mengalami luka pada jempol tangannya dan satu orang luka pada belakang kepalanya.

“Dua anggota kita juga alami cedera. Yang satu, Brigadir Jhon Hendrik anggota Propam luka pada ibu jari akibat ayunan senjata tajam dan Kompol Farid Abdullah luka pada belakang kepalanya,” jelasnya.

Selain itu, dua wartawan juga mengalami luka akibat ditabrak oleh pelaku.

Kedua jurnalis yang mengalami luka-luka tersebut kontributor MNC TV, Rahmadi, serta Riyan Rahman dari TVOne.

Jurnalis tersebut ditabrak saat mobil Toyota Avanza yang berhasil terobos pintu depan, berusaha kabur melalui pintu samping, Jalan Gajah Mada.

Belum diketahui asa jaringan teroris yang melakukan Mapolda Riau, apakah mereka berasa dari kelompok JAD atau JAT atau faksi kelompok teroris lainnya.

TL/riauonline.co.id