Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kasus Penyerobotan Tanah, Sekda Lampung Utara Janji akan Pertemukan Dua Belah Pihak

Kasus Penyerobotan Tanah, Sekda Lampung Utara Janji akan Pertemukan Dua Belah Pihak

17
BERBAGI
Rombongan warga Dusun Banjar Wangi, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara yang mendatangi kantor Pemkab Lampung Utara terkait sengketa lahan dengan Permukiman Angkatan Laut, Senin (18/5).

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Sekretaris Kabupaten Lampung Utara , Samsir berjanji akan memfasilitasi keluhan warga Dusun Banjar Wangi, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara terkait dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan pihak Permukiman Angkatan Laut (Kimal).

“Kami akan akomodasi keluhan warga terkait klaim lahan warga yang dilakukan Kimal. Kami akan berusaha mempertemukan kedua belah pihak (warga dan Kimal) agar persoalan ini dapat cepat selesai,” kata ‎Samsir, di pelataran parkir kantor Pemkab, Senin (18/5).

Kendati demikian, Samsir juga meminta warganya untuk melengkapi data yang dimiliki saat pertemuan itu berlangsung. Karena data itu sangat berguna untuk memperkuat bukti kepemilikan lahan yang dimiliki warga.

“Mereka (warga) juga kami minta untuk menyiapkan berbagai data ‎atau bukti otentik terkait lahan mereka (yang diduga diserobot oleh pihak Kimal),” tutur mantan pejabat Kabupaten Pringsewu itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kimal belum dapat dikonfirmasi.

Sebelumnya,‎ sejumlah warga Dusun Banjar Wangi, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura) mendatangi kantor Pemkab, Senin (18/5). Kedatangan para warga ini untuk mengadukan dugaan penyerobotan lahan warga oleh oknum Kimal (Pemukiman Angkatan Laut) Lampura yang belakangan ini terjadi.

‎”Kami ke sini (Pemkab) untuk mengadukan dugaan penyerobotan lahan warga yang dilakukan oknum Kimal. Kami minta tanah kami dikembalikan,” tegas Fahmi iskandar, salah seorang warga yang turut mendatangi kantor Pemkab, Senin (18/5).

Berta Terkait: Tanahnya Diserobot Oknum TNL AL, Warga Dusun Banjar Wangi Mengadu ke Pemkab Lampung Utara