Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Penyuluh Agama Islam Non-PNS di Bandarlampung akan Terima Bantuan Rp 1 ...

Penyuluh Agama Islam Non-PNS di Bandarlampung akan Terima Bantuan Rp 1 Juta per Bulan

459
BERBAGI
Walikota Bandarlampunh, Herman HN

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Bandarlampung Herman HN berjanji akan memberikan bantuan dana sebesar Rp1 juta/bulan bagi 144 orang penyuluh agama Islam non-PNS yang ada di Kota Bandarlampung.

“Kami akan anggarkan tahun depan tahun 2021. Kami akan memberikan bantuan kepada para penyuluh agama Islam non PNS yang ada di Kota Bandarlampung dengan harapan dapat membantu kesejahteraan mereka,” katanya kepada awak media usai memberikan pengarahan kepada penyuluh agama Islam, PNS dan Non PNS di Gedung Semergou, Rabu (19/2/20020).

Kepada para penyuluh agama Islam, Herman HN meminta untuk terus melaksanakan tugasnya dengan baik kepada masyarakat agar Kota Bandarlampung dikenal sebagai kota agamis dan bebas narkoba.

“Saya ingin ke depan kota ini dikenal lagi soal keagamaan terutama agama Islam selain itu kepada para penyuluh juga mau menyosialisasikan bahaya narkoba. Kalo agamanya saya yakin tidak akan tergoda untuk memakai narkoba,” ujarnya

Kepala Kantor Agama Kota Bandarlampung, Aris Rayusman menjelaskan jika mengikuti aturan di Kota Bandarlampung ini harus ada 160 orang penyuluh agama Islam.

“Para penyuluh itu bertugas di setiap kecamatan ada delapan orang, pada saat pemekaran kecamatan kami belum bisa mengajukan penambahan penyuluh agama Islam non PNS,” jelasnya.

Menurut dia tugas para penyuluh tersebut memberikan penyuluhan agama Islam di tiap kecamatan termasuk menangkal isu-isu radikalisme.

“Tugas mereka Selian memberikan penyuluhan, mereka (penyuluh) harus juga memberikan informasi kepada masyarakat tentang isu-isu radikalisme. Selain itu atas permintaan pak wali, iman dan takwa di kota ini harus lebih dari kabupaten yang lain,” kata Aris Rayusman.

Seorang penyuluh agama Islam non-PNS yang bertugas di Kecamatan Teluk Betung Barat, Amamudin kepada teraslampung.com mengaku senang dengan tambahan honor yang akan diberikan pemkot tahun depan itu.

“Alhamdullilah pak, anak saya tiga honor sebagai penyuluh dari kementerian Rp1 juta, kalau ditambah sama honor dari pemkot kan lumayan,” ungkapnya.

Pria yang juga pengasuh Majelis Taklim Barokatul Umam mengaku bertugas juga memberikan kursus calon pengantin (Suscatin) di kecamatannya.

“Kami bertugas membina majelis taklim yang ada di kecamatan, menjadi petugas khotbah Jumat dan baru-baru ini tugasnya menjadi Suscatin,” katanya.

Dandy Ibrahim

Loading...