Perampok Ini Ancam akan Membunuh, Lalu Perkosa Korban

  • Bagikan
Tersangka perampok saat diperiksa di Polresta Bandarlampung, Selasa (5/1/2016).

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG  – Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, tersangka Willy memperkosa korban ibu rumah tangga berusia 30 tahun dengan ancaman senjata tajam.

Dikatakannya, modus perampokan disertai pemerkosaan tersanka Willy, yakni dengan cara masuk ke rumah korban dan mendobrak pintu pada Selasa (22/12/2015) sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu, didalam rumah hanya ada korban dan anaknya yang baru berusia lima tahun. Sementara suami korban, sedang pergi bekerja di luar kota.

“Willy masuk dengan cara mendobrak pintu dapur rumah korban, lalu tersangka mencari barang-barang berharga dengan mengacak-acak seluruh ruangan rumah korban,”kata Dery kepada wartawan, Selasa (5/1/2016).

Selanjutnya, Willy hendak masuk ke dalam kamar yang saat itu ada korban dan anaknya yang sedang tertidur. Saat itu, korban sempat terbangun dari tidur lalu menahan pintu kamar agar tidak bisa terbuka dengan tersangka.

“Tersangka akhirnya biasa masuk kedalam kamar setelah menusuk korban, Willy menusuk bahu korban sebanyak dua kali,”terangnya.

Dibawah ancaman pisau karena akan dibunuh, lanjut Dery, Willy memaksa korban pindah ke kamar sebelah. Dikamar tersebutlah, tersangka Willy memerkosa korban ibu rumah tangga (IRT) ini.

“Setelah korban diperkosa, Willy mencuri uang tunai dan barang berharga milik korban. Willy lalu pergi meninggalkan korban yang sudah diperkosa, dan mengalami luka tusukan di bahu,”jelasnya.

Menurut Dery, korban tidak mengenal dengan tersangka, begitu juga sebaliknya dengan tersangka. Namun tersangka pernah melihat korban.

Dery menuturkan, dari keterangan tersangka Willy, hanya uang tunai Rp100 ribu saja yang diambil tersangka. Untuk barang berharga lainnya milik korban, masih dalam penyelidikan. Karena saat ini, korban masih mengalami guncangan ataupun trauma akibat kejadian tersebut.

“Kasus ini masih dikembangkan, petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap adanya TKP lain dilakukan tersangka Willy,”ungkapnya.

  • Bagikan