Perampokan di Natar, Istri dan PRT Pegawai Bank Indonesia Ditusuk Perampok

Rumah milik Komir (48), seorang pegawai Bank Indonesia (BI) Cabang Lampung di Jalan Sitara Gang PB Masteng, Dusun Tanjung Senang, Desa Merak Batin Natar, Lampung Selatan yang disatroni perampok.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Aksi kawanan perampok bersenjata tajam menyatroni rumah milik Komir (48), seorang pegawai Bank Indonesia (BI) Telukbetung yang berada di Jalan Sitara Gang PB Masteng, Dusun Tanjung Senang, Desa Merak Batin Natar, Lampung Selatan, Selasa ( 17/10/2017) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku yang kepergok dengan pemilik rumah, langsung menusuk perut istri Komir bernama Eni Dwiyani (46) dan seorang pekerja rumah tangga (PRT) bernama Uliyah (50).

Kedua korban yang mengalami luka tusukan cukup serius tersebut, dilarikan oleh warga setempat ke Rumah Sakit Medika Natar (RSMN), Lampung Selatan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Desa (Kades) Merak Batin Natar, Lampung Selatan saat menunjukkan tempat korban ditusuk oleh pelaku perampokan kepada anggota polisi.

Menurut keterangan saksi mata, Samsul Arif (30) mengatakan, saat terjadinya peristiwa perampokan di rumah milik Komir, pegawai bank BI tersebut,

Ia mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah milik pak Komir. Mendengar teriakan itu, saat itu juga ia bersama warga langsung mendatangi lokasi.

“Saya melihat Uliyah pembantunya pak Komir, sudah berada di samping rumah dengan kondisi sudah terluka tusukan dibagian perut, dada dan tangannya. Begitu juga dengan pemilik rumah, Ibu Eni mengalami tiga luka tusukan dibagian punggulnya,”ucapnya saat ditemui dilokasi kejadian, Selasa (17/10/2017) sore.

Saat itu juga, kata Arif, dirinya bersama warga langsung mengepung rumah korban untuk mencari pelaku. Taklama berselang, pelaku diketahui bernama Aris, warga Desa Candimas, Natar berusaha kabur dari dalam rumah korban. Hingga akhirnya, pelaku berhasil ditangkap di areal persawahan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. Massa yang geram, langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

Petugas bersenjta lengkap, saat mencari pelaku perampokan di rumah tetangga korban yang diduga tempat pelaku bersembunyi.

“Beruntung polisi cepat datang mengamankan pelaku, saat itu juga petugas membawa pelaku ke Mapolsek Natar. Selanjutnya warga membawa kedua korban, ke ke Rumah Sakit Medika Natar (RSMN) untuk mendapatkan perawatan,”terangnya.

Menurutnya, meski sudah berhasil menangkap pelaku Aris, ia menduga masih ada pelaku lain yang tengah bersembunyi di dalam rumah korban. Sehingga warga bersama beberapa petugas dari kepolisian dan TNI melakukan pencarian penjagaan di rumah korban.

Pantau dilokasi kejadian, puluhan aparat kepolisian gabungan bersenjata lengkap bersama TNI menyisir rumah korban, petugas mencari dugaan adanya pelaku perampok lainnya yang bersembunyi. Sekitar setengah jam dilakukan pencarian, petugas tidak menemukan adanya dugaan pelaku lain yang tengah bersembunyi di rumah korban.