Beranda Ekbis Bisnis Perancang Busana Martini Suarsa: Batik Harus Terus Dieksplorasi agar Lestari

Perancang Busana Martini Suarsa: Batik Harus Terus Dieksplorasi agar Lestari

653
BERBAGI
Martini Suarsa

TERASLAMPUNG.COM — Martini Suarsa, perancang busana asal Lampung yang kini bermukim di Ibukota, termasuk salah satu pencinta batik yang berusaha keras agar warisan leluhur bangsa Indonesia terus lestari. Agar lestari dan dikenal luas, kata Martini, batik harus terus dieksplorasi.

“Saya ingin melestarikan dan mengembangkan batik di Indonesia, salah satunya dengan cara menggelar ajang pemilihan Duta Batik 2017 di beberapa daerah termasuk di Provinsi Lampung,” katanya, saat konperensi pers tentang pemilihan Duta Batik, di RM Begadang Resto, Kamis (6/4/2017).

Sebagai salah satu perancang busana, Martini ingin batik dapat memasyarakat di semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja,  sampai dengan usia dewasa.

“Kalau bukan kita yang menjaga warisan budaya Indonesia siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujarnya.

Bagi Martini, batik tidak hanya dipakai diacara-acara formal dan seragam ASN tiap hari Jumat. Menurut dia batik juga dapat dieksplorasi sedemikian rupa agar dikenal juga di manca negara.

Menurut Martini, semua batik memiliki kekhasan daerah masing-masing. Batik Cirebon, Madura, Lampung, dan lain-lain, kata Martini, semuanya bagus.

“Semuanya menjadikan wonderfull Indonesia,” kata perancang yang belum lama belajar tentang batik ini.

Meskipun baru belajar batik, Martini ingin terus mengeksplorasi batik agar menghasilkan karya yang bagus dan menarik.

‘”Saya berharap juga rancangan baju saya dapat diterima masyarakat karena saya baru belajar desain batik selama tiga bulan ini. Batik rancangan saya khusus remaja, seperti konsep yang akan saya bawa pada 30 April 2017 dan akan mengeluarkan Lela Karta Jeans Series di Lampung,” ujarnua.

Selain ingin melestarikan batik lewat desain – desain apiknya, Martini juga berharap ada dukungan dari pemerintah soal ajang pemilihan Duta Batik dengan suport maupun pendanaan.

“Selama ini pemilihan Duta Batik masih memakai dana intern dari kami sendiri di Mentari Enterprise.”

Mas Alina Arifin

Loading...