Perang Rusia vs Ukraina, Indonesia Optimis Nilai Ekspor Tetap Tumbuh

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. (Foto: KAN)
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, BATAM — Perang Rusia dan Ukraina yang meletup sejak Kamis (24/02/2022) lalu diyakini memiliki dampak bagi seluruh dunia, terutama dari sisi ekonomi. Walaupun demikian Indonesia masih memikili optimisme bahwa dari sisi pertumbuhan ekspor tetap akan tumbuh positif.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga kepada terasbatam.id  (sindikasi berita teraslampung.com), Sabtu (26/02/2022) disela-sela menghadiri pelepasan eksport perdana PT Shimano Batam di Kawasan Industri Panbil mengatakan bahwa perang Rusia dan Ukraina merupakan bagian dari konstalasi politik global.

“itu merupakan konstalasi dan dinamika politik global ya, di eropa sekarang, mudah-mudahan kita tetap bisa memetik manfaat yang positif, tentunya kita Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi eksport siap untuk terus mengembangkan eksport di seluruh wilayah,” kata Jerry.

Jerry mengatakan, sedangkan terkait dampak yang akan diakibatkan dari perang tersebut bagi industry dalam negeri masih dipantau oleh pihaknya.

“kita lihat saja nanti, tetapi setahu saya apa yang kita lihat dan data yang saya terima nilai eksport kita tetap naik,” kata Jerry.

Jerry juga menyingung mengenai pelepasan eksport perdana komponen sepeda oleh PT Shimano Batam adalah menunjukkan industry manufaktur di Indonesia sangat signifikan, sebagaimana diketahui Desember 2021 nilai eksport Indonesia tertinggi sebesar 235,54 Juta USD, dengan neraca perdagangan sebesar 35,34 Milyar USD.

“perdagangan kita saat ini surplus dengan Amerika Serikat dan itu menjadikan syarat dan contoh dengan negara besar di seluruh dunia, tidak hanya amerika, Australia dan eropa. Perjanjian dagang kita sudah 25. Ini bentuk ekspansi,” kata Jerry.

You cannot copy content of this page