Beranda News Internasional Perbaiki Hubungan Bilateral, Indonesia-Australia Tandatangani “Code of Conduct”

Perbaiki Hubungan Bilateral, Indonesia-Australia Tandatangani “Code of Conduct”

210
BERBAGI
Presiden SBY menyalami Menlu Australia Julie Bishop di Nusa Dua, Bali, Kamis (28/8).Foto: Ist/dok Sekretariat Kabinet

DENPASAR, Teraslampung.com — Setelah sempat dirundung beberapa kali hubungan buruk, Pemerintah Indonesia dan Australia kini mulau menata hubungan bilateral kedua negara.  Pemerintah Indonesia dan Australia, Kamis (28/8), menandatangani Code of Conduct  dalam rangka kerja sama intelijen dan keamanan kedua negara, termasuk larangan saling menyadap.

Penandatanganan itu dilakukan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop, disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Laguna Hotel and Resort Nusa Dua Bali.

Code of Conduct itu antara laun mengatur kesepahaman bersama mengenai suatu tata perilaku dalam pelaksanaan perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia tentang kerangka kerja sama keamanan, meliputi:

Pertama, Indonesia  dan Australia tidak akan menggunakan setiap intelijen mereka termasuk kapasitas penyadapan atau sumber-sumber daya lainnya dengan cara-cara yang dapat merugikan kepentingan kedua belah pihak.

Kedua, para pihak akan mendorong kerja sama intelijen antara lembaga-lembaga dan badan-badan yang relevan, sesuai dengan hukum dan peraturan internasional masing-masing.

“Pada siang hari ini kami menandatangani sebuah dokumen yang disebut Kesepahaman Bersama mengenai suatu tata perilaku antara Republik Indonesia dan Australia dalam pelaksanaan perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia tentang kerangka kerja sama keamanan,” kata Marty.

Menurut Menlu Marty kesepakatan ini sangat penting bagi kedua negara yang memiliki hubungan mitra strategis. “Tentunya kita tidak dapat melihat atau membenarkan adanya tindakan -tindakan penyadapan seperti yang mungkin terjadi di masa lalu dan melalui perjanjian ini hal-hal demikian tidak akan kembali terulang, insya Allah di masa mendatang,” kata Marty.

Sementara Menlu Australua Julie Bishop mengatakan, Australia dan Indonesia meyakini bahwa kemitraan intelijen yang kuat sangat vital bagi kedua negara, dan merupakan cara paling efektif alam memerangi pihak yang berniat jahat baik kepada rakyat Indonesia  maupun Australia.

“Dengan adanya Code of Conduct ini, tata perilaku  hubungan Indonesia Australia akan kembali ke dalam tatanan dan proyeksi yang positif, pemulihan kembali kerja sama intelijen, pemulihan kembali komunikasi antara angkatan bersenjata kedua negara sebagaimana sedia kalanya,” kata Bishop. (Dewi Ria Angela)

Loading...