Beranda Politik Percuma Partisipasi Pemilih Tingg Kalau Politik Uang Juga Tinggi

Percuma Partisipasi Pemilih Tingg Kalau Politik Uang Juga Tinggi

328
BERBAGI
Ketua KPU Bandarlampung Dedi Triadi menyampaikan sambutan. Belakang: Isbedy Stiawan ZS, Oyos Saroso HN, Feri Triatmojo, dan moderator Adolf Ayatullah.

TERASLAMPUNG.COM — Keberhasilan penyelenggaran Pemilu tak sekadar mengacu pada angka partisipasi pemilih. Tingginya partisipasi hanya salah satu tolok ukur untuk menilai pemilu itu sukses.

Menurut jurnalis senior, Oyos Saroso HN, dari seluruh Kabupaten/Kota di Lampung KPU Kota Badarlampung yang memiliki kinerja paling bagus. Ukurannya, bukan dari partisipasi politik, tetapi dari pendidikan politik yang dilakukan secara masif.

“Jadi jangan menilai keberhasilan pemilu dari partisipasi politiknya saja, tapi juga dari substansi. Kalau partisipasi politiknya 80 persen lebih, tapi politik uangnya juga tinggi, percuma!” tegas Oyos, dalam acara Malam Apresiasi Seni Budaya dan Demokrasi, yang digelar KPU Balam-Komunitas Gedong Meneng (KGM) di Sekrertariat KGM, Jalan Kedelai, Rajabasa, Jumat (6/12/2019) malam.

Menurutnya, masyarakat Bandarlampung sudah cerdas dan mampu memilih pemimpin berdasarkan latar belakang dan kemampuannya.

Masih banyak masalah yang harus diselesaikan penyelenggara pemilu, misalnya banyaknya kasus politik uang di depan mata yang tidak bisa ditindaklanjuti. Seperti kasus gula yang sampai sekarang tidak jelas.

“Masalah seperti itu tidak bisa hanya diselesaikan KPU. Apa artinya KPU bagus, tapi Bawaslunya tidak bagus!” tegasnya.

Ia berpesan agar KPU terus memperbaiki sistem dan tidak ‘alergi atau mudah tersinggung ketika dikritik.

“Kasus dugaan suap dalam rekrutmen calon komisioner KPU kabupaten/kota di Lampung memang bisa mengurangi kepercayaan publik terhadap KPU. Tugas para komisioner adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan publik,” kata pemimpin redaksi Teraslampung.com itu.

Selain Oyos, Malam Apresiasi Seni Budaya dan Demokrasi juga menghadirkan komisioner KPU Bandarlampung Feri Triatmojo dan budayawan Isbedy Stiawan ZS.

Meskipun hujan deras, ratusan orang memenuhi undangan acara langka ini. Antara lain mantan komioner KPU Lampung Firman Seponada, pengamat pendidikan Gunawan Handoro, Lurah Gedongmeneng, jurnalis, dan para mahasiswa.

rmollampung.com