Beranda Ekbis Bisnis Perdagangan Perdana, Saham Madusari Murni Indah Melonjak 50 Persen

Perdagangan Perdana, Saham Madusari Murni Indah Melonjak 50 Persen

571
BERBAGI
Perdangan perdana saham PT Madusari Murni Indah di Bursa Efek Indonesia.

TERASLAMPUNG.COM — PT Madusari Murni Indah Tbk resmi tercatat di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/8/2018) dan langsung mendapatkan respons positif.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia PT Madusari Murni Indah Tbk resmi dibuka dengan penekanan layar sentuh direksi PT Madusari Murni Indah Tbk dalam rangka pencatatan perdana saham yang tercatat sebagai emiten ke-34 di BEI tersebut.

Saham PT Madusari Murni Indah Tbk resmi tercatatat di BEI dengan kode emiten MOLI. Dalam aksi pencatatan perdananya tersebut, MOLI melepas sebanyak 351 juta saham yang setara dengan 15,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh usai IPO dengan harga perdana sebesar Rp 580 per saham.

“Kami berharap momentum IPO menjadi langkah awal bagi perseroan dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik serta dengan dicatatkannya saham PT Madusari Murni Indah di BEI, maka manajemen akan terus berupaya meningkatkan tata kelola perusahaan dengan baik,” kata Arief Goenadibrata, Direktur Utama MOLI, Kamis (30/8).

Pada masa penawaran umum, saham MOLI mencatatkan oversubscribed sebanyak 221,53 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada publik.

“Keputusan menjadi perusahaan publik adalah tindakan strategis bagi owner dan eksekutif yang memiliki visi ke depan yang alan berpartner dengan publik,” kata I Gede Nyoman Yetna, Direktur Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/8)

Saham MOLI dibuka dengan mencatatkan kenaikan ke level Rp 870 per saham atau naik 50% dari harga penawaran perdana saham tersebut.

Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk, Arief Goenadibrata
mengungkapkan PT Madusari Murni Indah Tbk melepas sebanyak 351.000.000 saham atau 15,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Pada masa penawaran umum yang berlangsung tanggal 27 Agustus 2018, terjadi oversubscribe sebanyak 221,53 kali dari porsi penjatahan terpusat (Pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan disalurkan Perseroan untuk 94,45% kepada Entitas Anak untuk meningkatkan kapasitas produksi Entitas Anak dengan membangun pabrik serta membeli beberapa mesin baru, sedangkan sisanya akan disalurkan “Perseroan” kepada Entitas Anak untuk pembangunan fasilitas distribusi berupagudang di daerah Jawa Timur”, ungkap Arief Goenadibrata.

Arief berharap momentum IPO akan menjadi langkah awal bagi Perseroan dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik, serta dengan dicatatkannya saham PT Madusari Murni Indah di BEI, maka manajemen Perseroan akan terus berupaya meningkatkan Tata Kelola Perusahaan (GCG) dengan baik,” kata Arief.

PT Madusari Murni Indah atau Molindo Incorporated, adalah perusahaan holding yang menaungi PT Molindo Raya Industrial sebagai pabrik Ethanol, PT Molindo Inti Gas sebagai pabrik CO2 dan PT Sumber Kita Indah sebagai perusahaan trading dan distribusi. Perusahaan ini didirikan di Malang pada tahun 1965.

Dalam perkembangan bisnisnya Madusari dikemudian hari mengakuisisi Molindo yang juga merupakan produsen ethanol pesaing saat itu.

Grop perusahaan ini kemudian berkembang dan melahirkan PT Molindo Raya Industrial sebagai pabrik produsen ethanol dengan kapasitas produksi 80.000 KL per tahun dan juga PT Molindo Inti Gas sebagai pabrik produksi gas CO2 dengan kapasitas produksi 15.360 ton per tahun.

Untuk memasarkan dan mendistribusikan produk-produknya, PT Madusari Murni Indah kemudian mendirikan PT Sumber Kita Indah sebagai perusahaan trading dan distribusi yang mana telah sukses mendistribusikan produk Molindo Ethanol dan Molindo CO2, dan meraih pengakuan di pasar ekspor Asia Pasifik hingga ke Australia, Eropa dan seluruh penjuru lainnya.

Grup korporasi Molindo saat ini mempunyai market share ethanol sekitar 55% dari pasar ethanol nasional.

Untuk menjamin kebutuhan bahan baku yang berasal dari tetes tebu, Molindo telah menjalin hubungan yang sangat baik dan bekerjasama dengan pabrik gula di seluruh Indonesia. Tetes tebu
atau mollases yang merupakan produk limbah dari proses tebu di pabrik gula diproses oleh Molindo melalui proses fermentasi dan destilasi menjadi ethanol dan gas CO2 serta limbahnya diolah menjadi pupuk.

Dengan proses ini Molindo tidak hanya menjadi perusahaan yang menghasilkan zero waste dalam proses produksinya dan juga mengimplementasikan inisiatif sosial karen atelah mengelola limbah produk etanol menjadi pupuk organik tanaman tebu untuk pemberdayaan petani tebu.

Sebagai bentuk komitmen PT Madusari Murni Indah Tbk. untuk memenuhi kebutuhan etanol, maka PT Madusari Murni Indah juga akan membangun pabrik etanol di Lampung. Di pabrik ini akan
menggunakan bahan alternatif jagung selain tetes tebu. Saat ini tidak ada pabrik etanol dengan bahan baku jagung di kawasan Asia Pasifik sehingga nantinya MRI akan menjadi produsen satu-satunya di kawasan Asia Pasifik yang memproduksi etanol dengan bahan baku jagung.

 

Loading...