Beranda Hukum Kriminal Pergoki Pencuri Satroni Rumahnya, Bejo Tewas Dihantam Kayu Balok

Pergoki Pencuri Satroni Rumahnya, Bejo Tewas Dihantam Kayu Balok

269
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Memergoki pencuri yang menyatroni rumahnya, Bejo (48), warga Jalan Mata Air, Kelurahan Pinang Jaya, Kemiling, Bandarlampung tewas dihantam kayu balok oleh si pencuri, Jumat dini hari (16/6/2017).

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono, kepada Teraslampung.com mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan tentang percobaan pencurian disertai pembunuhan tersebut. Namun, kata Agung, pihaknya belum dapat memberikan keterangan secara rinci dan lengkap mengenai kejadian tersebut.

“Dugaan sementara, kasus tersebut murni pembunuhan tapi bukan disertai perampokan. Karena dari dalam rumah korban, tidak ada barang milik korban yang hilang dicuri,”kata Harto kepada teraslampung.com, Jumat (16/6/2017) siang.

Dikatakannya, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, serta meminta keterangan saksi terkait dengan kasus pembunuhan tersebut.

“Jenazah korban, sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya Jumat pagi tadi,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, pelaku pembunuhan korban Bejo, sempat mengambil barang-barang berharga dari dalam rumah korban.

Peristiwa tersebut, sempat dilihat oleh anak korban berinisial BK yang masih berusia 12 tahun. Awalnya pada Jumat sekitar pukul 00.00 WIB, anak korban BK mendengar adanya suara gaduh di dalam rumahnya. Saat itu, kondisi lampu di rumahnya keadaan padam. Sementara, lampu listrik di rumah tetangganya tidaklah padam.

Diduga pelaku pembunuhan tersebut telah menurunkan termis (meteran) listrik yang ada di rumah korban. Di tengah kegelapan itu, BK melihat orang menyalakan cahaya dari sebuah senter di dalam rumahnya. Orang itu, akan mencuri di rumah korban. Lalu pelaku menyenter Bejo yang kebetulan saat itu berada di dalam rumah dan memergoki pelaku.

Karena dipergoki, pelaku langsung memukuli Bejo dengan kayu balok hingga korban terkapar di lantai. Sebelum kabur, pelaku sempat masuk ke dalam kamar anak korban lainnya bernama Wulan Aryani (26). Di dalam kamar tersebut, pelaku mengambil tas dan barang-barang berharga lainnya.

Di tengah kegelapan dalam rumahnya, anak korban bernama BK mendengar suara orang mengorok. Karena tidak berani melihat, saat itu juga BK berlari keluar rumah meminta pertolongan menuju ke rumah kerabatnya yang berada tidak jauh dari rumah korban.

Saat lampu rumah korban dinyalakan, kerabat korban serta tetangganya melihat Bejo sudah terkapar di lantai dengan kondisi kepala berlumuran darah.

Saat itu juga kerabat korban dan juga tetangganya membawa korban Bejo ke Rumah Sakit Bintang Amin untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sampainya di Rumah Sakit, nyawa Bejo tidak dapat diselamatkan.

Loading...