Peringati Maulid Nabi dan Haul Gus Dur, GP Ansor Waykanan Luncurkan Kopi Jamu

Bagikan/Suka/Tweet:
Gatot Arifianto

Waykanan, Teraslampung.com – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Waykananakan meluncurkan kopi jamu pada pengajian akbar bertema “Negeri Bhineka, Negeri Digdaya” yang digelar dalam rangka  memperingati Maulid Nabi SAW 1437 H, 6 Tahun Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Masjid Al Muhajirin Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kamis mendatang (24/12).

Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto mengatakan, penceramah pengajian tersebut ialah Ustadz Muhammad Syahri Attamim AH, ulama muda Pengamal Sholawat Jibriliyah GP Ansor Waykanan.

“Ada masukan dari senior agar Ansor ikut andil memasarkan kopi yang dihasilkan petani Waykanan serta memberdayakan kader. Dari situ muncul gagasan kopi jamu karena memang ada sejumlah Banser yang menekuni usaha pembuatan kopi bubuk, jadi kita uji coba awal dicampur dengan pinang muda,” ujar Gatot.
   
Berdasarkan sejumlah literasi, demikian penggiat Gusdurian Lampung itu melanjutkan, pinang muda mempunyai sejumlah manfaat dan bisa dikonsumsi perempuan dan laki-laki.

Menurut Gatot, dalam buku karyanya yang berjudul “Muhammad A Trader”, A.Fazlur Rahman menjelaskan, Rasulullah telah  memimpin khalifah dagang hingga ke luar negeri pada usia 17 tahun.
   
“Banyak yang mengaku umat Muhammad, tapi takut, tidak percaya diri mengikuti nabi untuk berdagang. Ada apa? Apa yang salah dari berdagang? Karena itu, Gerakan Pemuda Ansor Waykanan bertekad menjadi organisasi yang mampu mandiri, mengajak kader untuk mengikuti nabi dalam hal penguatan ekonomi, ini mutlak dilakukan,” ujarnya.
   
Kopi jamu merupakan salah satu gerakan ekonomi pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Waykanan. Gerakan ekonomi lain organisasi yang di Waykanan dipimpin oleh Gatot Arifianto ini juga menyiapkan madu hutan asli dalam skala besar. Bagi yang berminat bisa menghubungi 082377505585.
   
“Kami mengundang masyarakat dan juga warga NU untuk hadir di acara tersebut sehubungan akan disampaikan pentingnya mengawal keragaman sebagaimana diserukan Gus Dur hingga motivasi kewirausahaan oleh penceramah, sekalian mendoakan Pendidikan Kepemimpinan Dasar IV dan Diklatsar Banser IX digelar pasca pengajian hingga 27 Desember 2015 berjalan lancar,” kata Gatot.