Beranda Hukum Kriminal Perkosa Anak Tiri yang Masih Pelajar SMP, Warga Mesuji Ditangkap Polisi

Perkosa Anak Tiri yang Masih Pelajar SMP, Warga Mesuji Ditangkap Polisi

337
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Sidik (35), warga Kecamatan Way Serdang, Mesuji, ditangkap petugas Polsek Tanjungbintang, Jumat (5/10/2018), karena memerkosasa anak tirinya, RK (13 tahun), yang masih duduk di bangku SMP.

Sidik dijebloskan ke sel tahanan setelah polisi menerima laporan dari ibu korban, warga Tanjungsari, Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan mengatakan, penangkapan tersangka Sidik, berdasarkan dengan laporan polisi nomor: LP/B-845/X/2018/SPK Tabin Reslamsel tanggal 5 Oktober 2018, atas dugaan pencabulan terhadap korban anak tiri perempuannya berinisial RK (13) yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Tersangka Sidik ditangkap di rumahnya, Jumat 5 Oktober 2018. Selain tersangka, turut diamankan juga barang bukti berupa pakaian milik korban. Penangkapan tersangka, berdasarkan laporan dari Ibu korban,”ujarnya, Minggu 7 Oktober 2018.

AKBP M. Syarhan mengungkapkan, perbuatan bejat tersebut, dilakukan tersangka di rumahnya di Kecamatan Tanjungsari, Lampung Selatan pada September 2018 malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB saat korban sedang tidur didalam kamarnya.

“Tersangka masuk ke kamar korban, lalu memaksa korban berhubungan intim. Korban berusaha meronta, tapi pelaku mengancam akan membunuhnya jika tidak mau melayani nafsu bejatnya dan korban pun pasrah digagahi tersangka,”ungkap mantan Kapolres Pesawaran ini.

Atas kejadian tersebut, kata AKBP M syarhan, korban menceritakan peristiwa yang telah dialaminya kepada ibunya. Tak terima dengan perbuatan bejat yang telah dilakukan Sidik (suaminya) tersebut, kemudian ibu korban melaporkan kejadian yang sudah menimpa putrinya dan masih dibawah umur tersebut ke Mapolsek Tanjung Bintang dan saat itu juga petugas langsung menangkap pelaku.

“Saat ini tersangka diamankan di Mapolsek Tanjung Bintang, guna pengembangan penyidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, tersangka Sidik dijerat Pasal 81 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun,”terangnya.

Loading...