Perkosa Pelamar Kerja, Thomas Dicokok Polisi

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Thomas saat diperiksa di Polsekta Tanjungkarang Timur, Selasa (1/12/2015).

BANDARLAMPUNG-M. Thomas (26) salah seorang pegawai Indomarco ditangkap petugas Polsekta Tanjungkarang Timur di tempat kerjanya, Rabu (25/11) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi menangkap warga Jalan Banten, Kelurahan Bakung, Telukbetung Barat, Bandarlampung itu  karena didiga kuat telah memperkosa AY (19), warga Lampung Tengah salah seorang pelamar kerja.

“Thomas memperkosa korban AY di kamar Hotel Beringin  di daerah Kedamian pada Selasa (24/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB,”kata Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsekta Tanjungkarang Timur AKP Edy Saputra kepada wartawan, Selasa (1/12).

Edy menuturkan, kasus pemerkosaan ini terungkap, setelah korban bersama orang tuanya datang melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsekta Tanjungkarang Timur, pada keesokan harinya.

“Berdasarkan keterangan korban, petugas langsung menangkap Thomas ketika berada ditempat kerjanya, Rabu (25/11) lalu sekitar pukul 16.00 WIB,”jelasnya.

Dari tangan tersangka, disita barang bukti pakaian milik korban, seperti celana jeans pendek, baju kaos motif kembang, bra, celana dalam korban, ponsel milik tersangka dan satu unit sepeda motor Honda Beat Pop milik tersangka.

Menurut Edy, modus pemerkosaan tersangka Thomas yakni dengan mengiming-imingi korban dan dijanjikan dapat diterima kerja di perusahaan Indomarco tempat tersangka bekerja. Sementara tersangka Thomas, bekerja di bagian pergudangan.


BACA: Thomas Mengaku Memerkosa AY karena Istrinya Baru Saja Melahirkan

“Korban sebelumnya melamar kerja di Indomarco. Tersangka mengenal korban dari temannya. Korban meminta kepada tersangka untuk dicarikan kerja,”ujarnya.

Thomas kemudian menyuruh korban untuk memasukkan lamaran kerja ke perusahaannya. Karena dijanjikan diterima kerja, lanjut Edy, korban kemudian datang ke Bandarlampung. Korban kemudian menginap menginap di sebuah hotel. Mengetahui korban menginap di hotel thomas menemui korban di hotel tersebut.

“Saat korban membuka pintu kamar, Thomas langsung membekap mulut dan membanting korban di kasur saat itulah Thomas memperkosa korban,”terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Thomas dijerat dengan Pasal 285 sub Pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun.