Beranda Hukum Kriminal Pernah Beraksi di 96 Tempat, Dua Tersangka Pencuri Sepeda Motor Ditembak Polisi

Pernah Beraksi di 96 Tempat, Dua Tersangka Pencuri Sepeda Motor Ditembak Polisi

304
BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono (kiri) bersama Kapolsekta Kedaton, Kompol Bismark saat menunjukkan barang bukti kunci leter T yang disita dari dua tersangka curanmor jaringan Lamtim yang sudah beraksi di 96 TKP di Bandar Lampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung dan Polsekta Kedaton menembak dua tersangka curanmor komplotan Lampung Timur (Lamtim) yang beraksi di 96 tempat kejadian perkara (TKP) di Bandarlampung. Polisi menangkap kedua tersangka, di kamar kos di wilayah Kedaton, pada Minggu (24/9/2017) malam lalu.

Kedua tersangka yang ditangkap tersebut adalah, Muhamad Saiful alias Klaweng (21) dan Ari Setiawan (18), keduanya warga Negara Batin, Lampung Timur.

“Saat ditangkap, Saiful alias Klaweng dan Ari berusaha melawan dan akan melarikan diri. Petugas melumpuhkan keduanya, dengan timah panas di kakinya,”ujar Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono, Selasa (26/9/2017).

Harto mengatakan, kedua tersangka ditangkap, setelah satu jam melakukan aksi pencurian motor Honda Beat milik Efriana yang saat itu sedang diparkir di tempat kosnya di Kampung Baru, Kedaton.

“Aksi kedua tersangka terekam kamera CCTV, saat itu juga petugas langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan,”ungkapnya.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita empat unit sepeda motor jenis matic jenis Honda dan Yamaha, dua set kunci letter T beserta delapan anak kuncinya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini mengutarakan, berdasarkan catatan kepolisian, kedua tersangka sudah beraksi melakukan pencurian sepeda motor di 96 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Bandarlampung. Selain kedua tersangka, masih ada dua tersangka lain berinisial A dan L yang saat ini masih dalam pencarian dan buron (DPO).

“Klaweng dan Ari ini, adalah komplotan curanmor jaringan Lampung Timur. Mereka merupakan spesialis curanmor menggunakan kunci letter T,”jelasnya.