Beranda Hukum Narkoba Pernah Lolos dalam Penggerebekan Polisi, Toni Sapu Jagat Diyakini Sakti

Pernah Lolos dalam Penggerebekan Polisi, Toni Sapu Jagat Diyakini Sakti

9419
BERBAGI
Toni Sapu Jagat (ilustrasi/Ist/dok tribunnews)

Zaenal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG, Teraslampung—Nama Toni Sapujagat, bandar narkoba asal Menggala, tiba-tiba sangat terkenal. Ia dikenal luas justru ketika jasadnya sudah terbujur kaku sehabis ditembak polisi dalam sebuah penggerebekan, di rumahnya Jalan Cendana lingkungan Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selata, Kecamatan Menggala Tulang Bawang, pada Senin (24/2) siang Sekitar pukul 12.00 WIB.Tragisnya, ia tewas di depan anggota keluarganya, orang-orang yang dicintainya.

BACA: Ada Loket untuk Transaksi Narkoba di Rumah Toni Sapu Jagat

Jauh sebelum penggerebekan yang menewaskan pria bernama asli Hamartoni itu, ia sebenarnya sudah pernah disergap polisi dari Polres Tulangbawang. Kasusnya sama: terkait narkoba. Penggerebekan dilakukan Polres Tulangbawang pada Kamis petang, 27 Desember 2012 hingga malam hari.

Sama seperti saat penggerebekan yang menewaskan orang paling dicari polisi itu pada Senin lalu (24/2), penggerebekan dua tahun lalu yang dipimpim Kasat Narkoba AK Zulfikar itu itu juga seperti aksi dalam kisah film. Meski rumahnya dikepung puluhan polisi, Toni Sapujagat tidak menyerah.

BACA: Toni Sapu Jagat, Jejaknya Diwarnai Kontroversi

Berulangk ali polisi meminta penghuni rumah berpintu baja itu keluar dari persembunyiannya dan menyerahkan diri. Namun, ia bergeming. Hingga berjam-jam polisi gagal menangkap Toni Sapujagat. Belakangan Toni diketahui sudah kabur dari rumahnya. Sejak itulah ia ditetapkan sebagai target operasi (TO) dan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Tulangbawang.

Polisi memburu Toni Sapu Jagat karena dia menjadi bandar narkoba yang menguasai peredaran narkoba di Tulangbawang, bahkan diduga juga daerah lain di Lampung.  Di Menggala, Kabupaten Tulangbawang, ia sangat terkenal dan disegani.

Data di kepolisian menyebutkan, jumlah anak buah Toni Sapu Jagat ada ratusan orang. Untuk sekadar mendekati Toni bukan hal mudah, karena harus melewati ‘pagar’ para kaki tangannya. Rumahnya pun steril. Fasilitasnya lengkap. Termasuk beberapa CCTV dan tempat untuk bertransaksi narkoba. (Baca: Toni Sapu Jagat, Jejaknya Diwarnai Kontroversi).

Seorang tetangga Toni Sapu Jagat yang tak mau disebutkan namanya mengaku, Toni sering menantang polisi untuk menangkapnya.

“Kami yakin dia punya ilmu kebal sehingga sangat berani menantang polisi. Banyak orang bilang seperti itu. Dia sakti,” kata dia.

 
Rama Pandu/Zainal Asikin
Loading...