Beranda Views Suara Publik Pernyataan Sikap Bersama Menolak Kriminalisasi terhadap Akademisi dan Aktivis HAM Robertus Robet

Pernyataan Sikap Bersama Menolak Kriminalisasi terhadap Akademisi dan Aktivis HAM Robertus Robet

446
BERBAGI
Robertus Robet. Istimewa

Rabu, 6 Maret 2019 publik dikagetkan dengan peristiwa penangkapan Dr. Robertus Robet, akademisi dan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

Robet digeruduk di kediamannnya di Jl. Trunojoyo, Jakarta pada malam hari sekira pukul 23.45 WIB dini hari tadi dan dibawa ke Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa sebagi tersangka terkait refleksinya pada orasi Aksi Kamisan 28 Februari 2019 lalu.

Dalam Aksi Kamisan tersebut, isu utama yang menjadi sorotan adalah rencana Pemerintah yang akan menempatkan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang masih pada instansi sipil. Terhadap hal tersebut Robertus Robet dan jaringan masyarakat sipil berpendapat bahwa hal tersebut jelas bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bahwa yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Robertus Robet dalam refleksinya tidak tidak sediki pun menghina institusi TNI.
  2. Robertus Robet dalam refleksinya justru mencintai TNI dalm artian mendorong TNI yang Profesional berdasarkan Tugas, Pokok, dan Fungsunya.
  3. Baginya menempatkan TNI di instansi sipil artinya sama dengan mengganggu professional TNI dalam menjalankan Tugas, Pokok, dan Fungsi Pertahan yang diamanatkan kepada TNI oleh konstitusi.

Bersama ini kami “Jaringan Solidaritas Lampung Untuk Robet” yang terdiri dari: LBH Bandar Lampung, Ekskutif Walhi Lampung, PBHI Lamung, Dewan Rakyat Lampung, EW LMND Lampung, Matala, SP Sebay Lampung, Wanacala, Dewan Daerah Walhi Lampung, PMKRI Lampung, PMII Komisariat UIN Lampung, KBH Lampung, Klasika, BEM FH Malahayati, Kawan Tani Lampung, Mitra Bentala, BEM FH Unila, Women’s March Lampung, SMI Lampung, UKMF Mahkamah FH Unila, BEM Univeritas Malahayati Bandar Lampung, HMI Komisariat Hukum Unila, Menyatakan Sikap bahwa:

  1. Penangkapan Robertus menciderai prinsip negara hukum dan demokrasi!
  2. Menyongsong tegaknya HAM dan Demokrasi di negeri ini, maka Bebaskan Robertus Robet!

Salam Keadilan! Panjang Umur Perjuangan!

Loading...