Beranda Hukum Pernyataan Sikap Tentang Penahanan Jurnalis oleh Polda Sulsel

Pernyataan Sikap Tentang Penahanan Jurnalis oleh Polda Sulsel

355
BERBAGI
Ilustrasi (okeozone)

Bismillahirrahmani Rahim…
Assalamu alaikum wr wb.

Menyikapi kasus yang menjerat rekan kami Muhammad Asrul wartawan beritanews.com di Palopo Sulsel, kami Forum Jurnalis Selatan (FJS) menyayangkan langkah preventif yang dilakukan Polda Sulsel yang melakukan tindakan hukum dengan menerapkan UU ITE. Perlu dipahami bahwa kerja-kerja jurnalis secara jelas & konkret telah tertuang dalam UU No. 40/1999 tentang Pers. Dengan demikian, segala bentuk tindakan yang berkaitan dengan kerja-kerja & karya junalistik seharusnya menggunakan UU Pers atau paling tidak menjadi rujukan & pembanding bagi penegak hukum. Kasus yang menimpa rekan kami Muhammad Asrul bukanlah kasus pertama yang terjadi di Indonesia khususnya Sulsel setelah lahirnya UU ITE.

Untuk itu kami mendesak:
1. Dewan Pers melakukan kajian hukum & pendampingan hukum kepada Muhammad Asrul.
2. Dewan Pers selaku lembaga resmi yang menaungi media massa & jurnalis menelaah kembali pelaksanaan UU Pers sebagai rujukan hukum media massa & jurnalis di seluruh Indonesia demi menjamin keberlangsungan media massa & kepastian hukum jurnalis di seluruh Indonesia.
3. Kapolda Sulsel mempertimbangkan kembali keputusan penahanan Muhammad Asrul.
4. Seluruh media & rekan-rekan wartawan bersatu melawan segala bentuk upaya & tindakan kriminalisasi jurnalis.
5. Apabila tuntutan ini tidak diindahkan, maka rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam FJS akan melakukan aksi solidaritas mengawal dan menuntut pembebasan Muhammad Asrul.
6. Jika kasus ini dilanjutkan akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat & sangat berentangan dengan UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pedapat di Muka Umum & UU No. 40 Tahun 1999.

Demikian pernyataan sikap kami untuk ditindaklanjuti seluruh pihak terkait.

Atas nama Forum Jurnalis Selatan (FJS)

Suparman
Ketua

Loading...