Beranda BOLA Pertama Kali Raih Poin Penuh, Lampung Sakti FC Kalahkan Perserang 2-1

Pertama Kali Raih Poin Penuh, Lampung Sakti FC Kalahkan Perserang 2-1

1298
BERBAGI
Lampung Sakti FC mengalahkan Perserang 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung, Sabtu petang (20/5/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Setelah melewati empat pertandingan tanpa kemenangan, akhirnya Lampung Sakti FC berhasil berhasil meraih poin penuh saat menjamu Perserang  di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim, Bandarlampung, Sabtu petang (20/5/2017) dengan skor 2-1.

Dukungan ribuan supporter membuat para pemain Lampung Sakti FC makin bersemangat untuk memenangi pertandingan di ajang Liga 2 Gojek Traveloka ini.

Dukungan berasal dari beberapa kelompok supporter. Antara lain The Begal – Brigade Gajah Lampung, Balafans, dan Sigermania, ditambah ribuan warga Lampung lainnya. Mereka terus bernyanyi dan meneriakkan yel-yel penyemangat tim.

Jalannya Pertandingan

Motivasi tinggi untuk keluar dari dasar klasemen mewajibkan tim asuhan Nova Arianto menang. Begitu wasis membunyikan peluit tanda kick off , pemain Lampung Sakti langsung menggebrak lawan.

Duet striker Julian Mancini dan Ahmad Ihwan, didukung dua pemain sayap lincah Zainal Arivin dan Riyanto merepotkan tim Perserang. Akibatnya Perserang memperagakan Permainan keras untuk mengurangi tekanan Lampung Sakti. Dalam lima menit pertama saja sudah terjadi beberapa pelanggaran terhadap pemain Lampung Sakti.

Pada imenit ke- 11, Lampung Sakti membangun serangan melalui sisi kanan pertahanan Perserang. Zainal menggiring bola melewati kepungan tiga pemain, berhasil masuk kotak pinalti dan memberikan umpan matang ke Riyanto yang dengan tenang mencepolskan bola ke gawang Irpan. Skor berubah 1-0 bagi keunggulan Lampung Sakti.

Unggul satu gol. Kepercayaan diri terlihat pada tim Lampung Sakti. Serangan gencar terus dilancarkan ke pertahanan Perserang. Ihwan, Striker LS yang berbadan kekar, dimenit ke- 36 sempat membuat peluang gol kedua, sayang sepakannya membentur mistar gawang.

Lima menit kemudian, Riki sempat membuat penonton bersorak. Dia berhasil menceploskan bola ke gawang Irpan, tapi hakim garis mengangkat bendera karena sebelumnya Ihwan sudah salam posisi offside. Wasit menganulir gol tersebut. Babak pertama berakhir 1-0 untuk Lampung Sakti.

Babak Kedua

Pemain Lampung Sakti FC, Riki Sofyan (77), menyarangkan bola ke gawang Perserang dalam laga Lampung Sakti FC melawan Perserang di di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung, Sabtu petang (20/5/2017). Hingga akhir pertandingan Lampung FC unggul 2-1 atas Perserang.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim memperagakan Permainan keras dan cepat. Berkali – kali terjadi kontak fisik yang menyebabkan pemain kedua tim ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Wasit memberi peringatan bahkan kartu kuning kepada beberapa pemain. Tercatat ada empat pemain Lampung Sakti dan lima pemain Perserang menerima kartu kuning.

Lampung Sakti menambah gol pada menit ke -74. Kali ini umpan crossing dari Zainal dituntaskan dengan sundulan Riki Sofyan. Skor 2-0 keunggulan Lampung Sakti.

Tidak ingin tertinggal skor lebih banyak. Perserang balas menyerang. Pada menit 80, Perserang mendapat hadiah tendangan penalti. Eksekutor Lampung FC berhasil menyarangkan bola ke jala lawan, skor pun berubah menjadi 2-1.

Permainan semakin keras. Sempat terjadi insiden kecil. Pemain Perserang melanggar dan dengan sengaja menginjak wajah pemain Lampung Sakti. Hal ini memicu protes dan keributan kecil. Penonton marah dan memlepari bench tim Perserang dengan botol berisi air mineral.

Untungnya aparat  keamanan sigap sehingga situasi tersebut cepat bisa dikendalikan. Pertandingan dilanjutkan kembali. Sampai peluit terakhir dibunyikan skor tetap 2-1 untuk kemenangan Lampung Sakti.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Tugiyo, asisten pelatih Lampung Sakti, mengatakan kemenangan ini buah kerja keras bersama-sama antara para pelatih dan pemain serta manajemen.

Di lain pihak, Pelatih Perserang, Zainal “Zapello” Abidin mengakui kemenangan Lampung Sakti. Dia berharap tim- tim di Liga 2 mengedepankan pengembangan dan pembangunan kualitas permainan sepakbola, tidak hanya mengejar kemenangan.

Holdin Sihotang

Loading...