Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan BBM Picu Inflasi di Kota Bandarlampung

  • Bagikan

Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

Adhi Wiriana (Foto: Teraslampung.com)

BANDARLAMPUNG—Kota Bandarlampung pada September 2014 mengalami inflasi sebesar 0,22 persen. Ada empat kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi di Kota Bandarlampung yaitu kelompok perumahan ,air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,16 persen;kelompok bahan makanan sebesar 0,05 dan kelompok kesehatan memberi  andil sebesar 0,01 persen.

Sedangkan kelompok yang memberikan andil yang menahan laju inflasi yaitu kelompok transport,komunikasi,dan jasa keuangan ;dan kelompok sandang yaitu membesar 0,01 persen. Sementara kelompok pendidikan , rekreasi dan olahraga tidak memberikan andil dalam pembentukan inflasi September 2014.

Menurut Kepala BPS Provinsi Lampung Adhi Wiriana didampingi Kabid Statistik Distribusi Bambang Widjonarko, ada beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi diantaranya cabe merah, bahan bakar rumah tangga, udang basah,tarif listrik , daging ayam ras, rokok kretek filter,tariff ASDP,kacang panjang, dan minyak  goreng

Berdasarkan penghitungan Indeks Harga Konsumen(IHK), inflasi Kota Bandarlampung terjadi karena adanya kenaikan indeks pada kelompok perumahan air,listrik,gas,dan bahan bakar yang naik sebesar 0,59 persen;kelompok kesehatan naik 0,20 persen;kelompok bahan makanan naik sebesar 0,17 persen; kelompok makanan jadi , minuman,rokok dan tembakau naik 0,15 persen ; dan kelompok pendidikan , rekreasi dan olahraga naik 0,07 persen. Sedangkan kelompok sandang mengalami penurunan indeks sebesar 0,15 persen;dan kelompok transport,komunikasi,dan jasa keuangan turun 0,05 persen.

Inflasi Kota Bandarlampung menempati peringkat ke-46 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya.Dari 82 kota,64 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi.Inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 1,29 persen,sedangkan inflasi terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,03 persen.

Deflasi tinggi dialami Kota Tual sebesar 0,89 persen,dan deflasi rendah dialami Kota Kudus dan Kota Manado sebesar 0,03 persen.

Pada September 2014 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) Kota Bandarlampung mengalami inflasi sebesar 3,53 persen dan inflasi year on year (yoy) sebesar 4,02 persen.

©teraslampung.com > DILARANG MENGCOPY PASTE TULISAN INI. MENGAMBIL BERITA DARI PORTAL TERASLAMPUNG.COM UNTUK KEPENTINGAN MEDIA ONLINE/MEDIA CETAK HARUS MENCANTUMTUMKAN www.teraslampung.com  DENGAN ALAMAT URL LENGKAP SEBAGAI SUMBER BERITA.

  • Bagikan