Beranda Pendidikan Pesantren Al Fatah Natar Kirim Lima Pengajar Tahfidz ke Malaysia

Pesantren Al Fatah Natar Kirim Lima Pengajar Tahfidz ke Malaysia

951
BERBAGI
Pengajar Tahfids Quran Pesantrean Al Fatah Cileungsi
BANDARLAMPUNG,
Teraslampung.com –
 Lembaga Tahfidz Al-Quran Al-Fatah berpusat di
Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, mengirimkan lima
pengajarnya untuk membina Tahfidz Al-Quran ke Sekolah Menengah Imtiaz
Melaka, Malaysia, berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa malam
(19/8).
Kelima penghafal
Al-Quran tersebut adalah mereka yang hafal Al-Qur’an 30 juz, berasal dari
Pesantren Al-Fatah Muhajirun, Natar, Lampung Selatan dan Pesantren Al Fatah
Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Mereka
adalah Nasruddin bin Bisri  (Lampung), Arini Raziq binti Helmi Latief
(Lampung), Nurul Fatimah Az Zahra binti Ali Farkhan Tsani (Bogor), Muhammad
Wihdan Hidayatullah bin Wahyudi KS (Bogor), dan Muhammad Hamzah Asadullah bin
Aly Effendi (Bogor).
Pimpinan
Al-Fatah Lampung, Ustadz Lili Sholehuddin,M.Pd.I. kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
mengatakan, ini merupakan pemberangkatan ke-3 setelah sebelumnya dalam dua
tahun terakhir mengirimkan para hufadznya ke Malaysia.
Sementara
itu, atas nama Pembina Tahfidz Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Ustadz K.H.
Effendi Jabirsyah dalam sambutan pemberangkatan mengatakan rasa syukurnya atas
adanya generasi muda yang mampu menebarkan Al-Quran ke negeri jiran.
“Kami
sangat bersyukur sekali adanya generasi muda yang bisa melanjutkan
perjuangannya dengan mengamalkan ilmunya untuk mengajar tahfidz Al-Quran di
negeri jiran Malaysia,” kata Ustadz Effendi, dalam sambutan pemberangkatan di
Masjid At Taqwa, Pondok Pesantren Al-Fatah, Pasirangin Cileungsi, Bogor, Jawa
Barat, Selasa siang (19/8).
Ustadz
Efendi mengingatkan agar para hafidz Al-Quran tersebut istiqamah dan
selalu meningkatkan perjuangan muslim dalam menegakkan kalimat Allah.
“Kalian
adalah duta-duta Khilafah, yang membawa misi perjuangan menebarkan rahmat
Al-Quran ke negeri jiran,” pesannya.
Hamzah
Asadullah, salah hafidz mengatakan rasa syukurnya dapat beramal sholih
menyebarkan ilmu Al-Quran ke Malaysia.
“Kami
sangat bersyukur berbagi ilmu dengan para pelajar di Malaysia, semoga dapat
dikuti teman-teman yang lain,” ujarnya.
Menurut
pengajar lainnya,  Wihdan, mereka akan mengajar tahfidz di sana selama
tiga sampai empat  bulan tapi dari pihak Imtiaz memintanya lebih lama
lagi.
Ini
merupakan pemberangkatan angkatan ke-3 dari Lembaga Tahfidz Al-Quran Al-Fatah.
Pengiriman tiga pengajar tahfidz Al-Quran angakatn I dilakukan pada 9 April
2013, yang merupakan hasil kesepakatan bersama antara Pesantren Al-Fatah
Indonesia dengan Sekolah Menengah Imtiaz Melaka, Malaysia. Mereka adalah
Nasruddin Bisri, Nurul Qomariyah dan Umul Nukminat dari  Al-Fatah
Muhajirun, Natar, Lampung Selatan.
Pada 30 Juli
2013, juga dikirimkan pengajar tahfidz Al Quran angkatan II, Nasruddin dan
Ummi Hanifah, dan berhasil meluluskan 18 penghafal (Hafidz) Al-Qur’an selama
tiga bulan di sana.
Imtiaz Melaka
adalah sebuah sekolah agama yang terdaftar di bawah Jabatan Agama Islam Melaka
(JAIM), Malaysia yang didirikan oleh Yayasan Ulul Albab Center of Excellence
berpusat di Kuala Lumpur.
Sistem
pendidikan Imtiaz Melaka berkonsepkan gabungan dari kurikulum pendididkan umum
dengan Program Al-Quran. (Mirajnews.com)

Loading...