Pesta Narkoba, Satpam dan Mahasiswa Dicokok Polisi

  • Bagikan

Zainal Asikin/teraslampung.com

Ilustrasi tersangka kasus narkoba. 

BANDARLAMPUNG-Tim Buser Subdit III Direktorat Narkoba Polda Lampung, menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat untuk pesta narkoba di jalan Kancil Gang Menara Kelurahan Jagabaya II Kecamatan Sukarame, Bandarlampung , Senin (10/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Di rumah tersebut, petugas mendapati empat orang yang sedang berpesta narkoba jenis daun ganja. Para tersangka yang diamankan antara lain Naim Achyar (22) satpam Unila, Rano Pubara (21) seorang mahasiswa disalah satu Perguruan Negeri Lampung, Imam Gunawan (24) dan Suhendra (23). Keempat tersangka yang ditangkap adalah warga Sukarame, Bandarlampung.

Kasubdit III Ditnarkoba Polda Lampung, AKBP Zulfikar mengatakan, penggerebekan itu berawal dari adanya informasi masyarakat, ada sebuah rumah yang berada di jalan Kancil Gang Menara Kelurahan Jagabaya II kecamatan Sukarame, sering dijadikan tempat oleh sekelompok orang untuk pesta narkoba. Atas informasi itu, ia memerintahkan anggotanya yang dipimpin langsung oleh Kasubnit III, Kompol Fahrul Rozi melakukan pengrebekan dan penangkapan.

“Anggota langsung menggrebek rumah itu, dan didapati empat orang sedang asik pesta narkoba jenis daun ganja. Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa dua linting daun ganja sisa pakai, dua linting ganja yang masih utuh, 5 paket kecil daun ganja dan satu paket besar daun ganja. Dari keempat orang yang diamankan,  dua diantaranya adalah Satpam Unila dan mahasiswa,” kata Zulfikar, Rabu (12/11).

Kemudian para tersangka bersama barang buktinya langsung dibawa ke kantor Ditnarkoba Polda Lampung untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap para tersangka, bahwa barang haram tersebut didapat dari Sandy Satria (23).

Berdasarkan  keterangan tersebut, petugas kemudian memburu Sandy dan tersangka berhasil diringkus dirumahnya dijalan Wibisono Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.

“Di rumah tersangka Sandy, petugas menemukan tiga paket besar daun ganja kering siap edar, dua paket kecil ganja dan 3 paket kecil sabu. Jadi untuk total barang bukti daun ganja yang kami amankan, sebanyak setengah kilogram. Kami masih mengembangkan kembali kasus ini, yakni untuk mencari tahu bandar besarnya  yang menjadi pemasok barang haram itu kepada tersangka Sandy,”jelasnya.

Tersangka Sandy Satria akan diproses hukum dengan pasal berlapis,  yakni pasal 111,114,112 dan 132 tentang narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

“Sedangkan untuk tersangka Suhendra, Rano, Imam, dan Naim akan dikenakan pasal 114 dan 111, dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun, dan paling lama 12 tahun penjara,” tandasnya.

  • Bagikan