Beranda Headline Pesta Sabu di Pringsewu, Oknum PNS Provinsi Lampung Diciduk Polres Tanggamus

Pesta Sabu di Pringsewu, Oknum PNS Provinsi Lampung Diciduk Polres Tanggamus

1275
BERBAGI
Kasat Narkoba Polres Tanggamus, Iptu Anton Saputra menunjukkan barang bukti yang disita dari keempat pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS — HS (42) oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bagian Kesbangpol Provinsi Lampung bersama seorang rekannya, RS (22), ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus di salah satu rumah kontrakan di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (10/3/2019) malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

“HS ditangkap bersama RS saat sedang menggelar pesta sabu-sabu di sebuah rumah kontrakan di Pekon Bulukarto,”kata Kasat Reserse Narkoba Polres Tanggamus, Iptu Anton Saputra, Kamis (14/3/2019).

Iptu Anton Saputra mengatakan, penangkapan keduanya berdasarkan informasi masyarakat bahwa rumah kontrakan pelaku Heri kerap digunakan transaksi dan pesta narkoba. Dari informasi itulah, kemudian dilakukan penyelidikan dan penangkapan.

“Dari penangkapan itu, petugas mendapati barang bukti empat paket sabu-sabu, satu buah pipa kaca (pirex) bekas pakai, dua korek api gas, satu buah sedotan, satu bundel plastik klip, satu unit ponsel, satu buah kaleng minyak rambut dan uang tunai Rp 140 ribu,”ujarnya.

Selanjutnya, kata Iptu Anton Saputra, petugas melakukan pengembangan ke pemasok barang haram (sabu) tersebut dan berhasil menangkap Sj (23), warga Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

“Tersangka Sj ditangkap saat sedang menggunakan ganja bersama JOS (23) yang juga warga Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu,”ungkapnya.

Barang bukti yang disita dari Sj antara lain satu paket sabu-sabu, satu linting ganja, tujuh lembar kertas papir, satu lembar gulungan kertas alumunium foil, satu bua pipa kaca (pirex) bekas pakai, empat buah sedotan, satu buah kaleng rokok dan kotak rokok, dua unit ponsel, uang tunai Rp 250 ribu dan satu buah tutup botol.

“Sementara dari tangan pelaku JOS disita barang bukti berupa satu buah kaleng suplemen CDR yang didalamnya berisi ganja kering serta dua unit ponsel,”bebernya.

Iptu Anton Saputra mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku HS mengenal sabu-sabu sejak setahun lalu.

Pelaku diketahui bekerja sebagai PNS, yakni dari indentitas KTP milik pelaku. Selain itu juga, pelaku mengaku berdinas di bagian Kesbangpol Provinsi Lampung. Sebelum tertangkap, HS membeli sabu secara patungan dengan RS.

“Paket barang haram (sabu) yang dikonsumsi Heri dan Restu inki, dibeli dari Sj seharga Rp 350 lalu dipecah oleh keduanya menjadi empat paket kecil,”terangnya.

Sementara dari pengakuan Sj, lanjut Anton, sabu yang dibeli Heri dan Restu tersebut, dibeli oleh Sj dari seseorang bandarnya yang biasa dipanggil Abang di wilayah Kecamatan Pugung, Tanggamus. Sj juga mengaku memakai ganja bersama Jan, tapi pelaku tidak mengetahui darimana Jan membeli ganja tersebut.

“Saat ini kami masih mengembangkan kasusnya, dan keempat pelaku masing-masing dijerat Pasal 112 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”pungkasnya.

Loading...