Pesta Sabu, Dua Guru di Lampung Utara Diringkus Polisi

Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby/Teraslampung.com

Tersangka Ap, oknum guru PNS sedang diinterogasi penyidik Polres Lampung Utara.

Kotabumi–Apriza (37), dan Syahroni (46), dua oknum guru PNS Lampung Utara dan rekannya Suhadi (35), swasta, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib lantaran kedapatan sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Ketiga tersangka diamankan Satuan Narkoba Polres Lampung Utara di kediaman Apriza yang berada di Kelurahan Negara Ratu, Sungkai Utara, Kamis (15/10) sekitar pukul 19:30 WIB.

“Ketiga tersangka diamankan saat sedang mengonsumsi narkoba di kediaman tersangka Apriza,” kata Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, AKP. Jhon Kenedi, Kamis (15/10) sekitar pukul 22:30 WIB.

Menurut perwira menengah Kepolisian ini, ketiga tersangka tersebut yakni Apriza (37), oknum guru PNS yang tinggal di Kelurahan Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara. Sementara oknum guru PNS lainnya itu yakni Syahroni (46), warga Kelurahan Gedung Batin, Kecamatan Sungkai Utara. Sedangkan tersangka Suhadi (35), warga Kelurahan Gedung Batin Kecamatan Setempat bekerja sebagai wiraswasta.

Adapun barang bukti yang diamankan itu berupa dua paket sabu, dua buah korek apai, jarum suntik, serta satu buah dot bayi yang diduga digunakan ketiga tersangka sebagai bong untuk mengonsumsi sabu tersebut.

“Barang bukti yang diamankan di antaranya dua paket sabu. Tapi, satu paket sabu lainnya sudah habis dikonsumsi para tersangka,” paparnya.

Jhon menuturkan, ketiga tersangka akan dijerat dengan pasal 112 dan pasal 127 Undang – Undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

“Ketiganya masih dalam pemeriksaan guna pengembangan kasus tersebut. Tak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain di luar ketiganya,” urai Jhon.‎