Beranda Teras Berita Petugas Posyandu di Bandarlampung Diminta Tingkatkan Pelayanan

Petugas Posyandu di Bandarlampung Diminta Tingkatkan Pelayanan

1190
BERBAGI
Walikota Herman HN ketika membuka acara pembinaan Pokjanal Posyandu kecamatan dan kelurahan se-Kota Bandarlampung.
Walikota Herman HN ketika membuka acara pembinaan Pokjanal Posyandu kecamatan dan kelurahan se-Kota Bandarlampung.
TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN meminta petugas pos pelayanan terpadu (Posyandu) meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dengan cara lebih ramah ketika melayani masyarakat.
“Harapan saya pelayanan kita terhadap masyarakat lebih ditingkatkan. Sekarang sudah baik, cara meningkatkan pelayanan itu dengan senyum saat melayani masyarakat, kalo kita judes pasti masyarakat kecewa,” ujarnya dalam membuka acara pembinaan Pokjanal Posyandu kecamatan dan kelurahan se-Kota Bandarlampung, Jumat 6 Desember 2019 di ruang Tapis Berseri.
Herman HN juga mengingatkan para kader Posyandu bahwa tugasnya bukan hanya membantu menyehatkan masyarakat tapi mengajak masyarakat untuk bersikap baik.
“Tujuan Posyandu itu menyehatkan masyarakat melaui kesehatan anak, ibu hamil, bagai mana cara menyusui yang  baik. Ditambah lagi mengajak masayarakat untuk bersikap baik, jangan pernah bosan mengajak kebaikan,” katanya.
Di kesempatan itu Herman HN juga memberikan kabar gembira kepada kader Posyandu dengan menaikan insentip yang semula Rp225 ribu/bulan menjadi Rp250 ribu.
“Bukan sekarang tapi nanti tahun 2020. Saya memberikan insentip ini karena kader Posyandu sudah membantu saya untuk menyehatkan masyarakat di Kota Bandarlampung,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota (PMK) Zainuddin menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan kepada kader Posyandu agar ke depan menjadi Posyandu mandiri.
“Peserta hari ini ada 150 orang perwakilan dari kecamatan dan kelurahan. Posyandu kita ada 704, sudah mandiri 404, katagori purnama 284 dan posyandu madya ada 16,” katanya.
“Diharapakan dari pertemuan ke depan Posyandu kita sudah mandiri yang bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Secara rutin, para kader itu bisa memahami berapa jumlah ibu hamil, bayi, lansia dan meniliki sekretariat yang tetap,” jelas mantan Sekertaris KPU Kota Bandarlampung itu.
Dandy Ibrahim