Beranda News Pilbup Pilbup Lampura, DPD Partai Golkar Usung Aprozi Alam

Pilbup Lampura, DPD Partai Golkar Usung Aprozi Alam

629
BERBAGI
Karjuli Ali dan M. Rizani menunjukkan surat rekomendasi DPP Partai Golkar untuk Aprozi Alam.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–DPD II P‎artai Golkar Lampung Utara mengumumkan keputusan penetapan Aprozi Alam sebagai Calon Kepala Daerah Lampura yang akan mereka usung pada pemilihan bupati (Pilbup) Lampung Utara 2018 mendatang, Kamis (28/9/2017).

Penetapan Aprozi Alam sebagai calon bupati ‎yang akan diusung atau didukung oleh Partai Golkar itu tertuang dalam surat rekomendasi dengan nomor B-1323 / GOLKAR/ IX / 2017 tertanggal 5 September 2017. Surat ini ditandatangani ketua harian yang juga sekaligus ketua tim pilkada pusat H.A.M. Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.

Menurut Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Lampura, Muhammad Rizani, rekomendasi yang diterbitkan oleh DPP itu telah sesuai dengan usulan dari yang disampaikan DPD Partai Golkar Lampura beberapa waktu lalu. Hal ini menjadi bukti bahwa partainua sangat peduli dengan aspirasi para kadernya.

“Sesuai dengan usulan kita ke DPP, untuk calon Gubernur Arinal Djunaidi, dan untuk calon bupati Aprozi Alam. Ini bukti kalau Partai Golkar memang memperhatikan keinginan arus bawah,” terang dia, Kamis (28/9/2017).

Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Aprozi Alam yang telah ditetapkan sebagai calon bupati ‎untuk menjalankan semua instruksi partai terkait Pilbup. Ada tiga instruksi yang wajib mereka laksanakan, yakni membangun koalisi dengan partai politik lain, melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Aprozi Alam seputar calon wakilnya, dan pembahasan dan penetapan pasangan calon yang akan diusung.

“Instruksi – instruksi DPP ini yang akan kami lakukan di waktu mendatang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Partai Golkar Lampura, Karjuli Ali‎ menguraikan bahwa untuk Pilbup kali ini, partainya tak mengadakan penjaringan bakal claon bupati atau wakil bupati secara terbuka. Sebab, partainya lebih mengutamakan setiap kader internal yang ingin maju dalam pesta demokrasi.

“‎Hasil rapat pleno di DPD II ada 1 kader yang bener – bener siap maju, Ya kita usulin ke DPP melalui DPD I hasil tersebut,” jelas dia.

Karjuli menyebutkan, sebagai tindak lanjut dari turunnya rekomendasi itu, ‎pihaknya akan membangun koalisi dengan partai politik, menyiapkan sosok pendamping Aprozi dan menyampaikan keputusan tentang pasangan Aprozi ke DPP. Semua itu untuk memuluskan langkah Aprozi untuk maju dan memenangkan Pilbup mendatang.

“Dalam hal sosok calon wakil bupati, kami akan berdiskusi dengan beliau (Aprozi,red) untuk memberikan pertimbangan sosok mana yang lebih tepat untuk mendampinginya dalam Pilbup,” paparnya.

‎Menyikapi kebijakan DPP PBB yang ternyata juga menetapkan Aprozi Alam sebagai calon bupatinya, Karjuli mengatakan kebijakan PBB membuat langkah Aprozi untuk maju semakin ringan. Karjuli mengaku akan mengajak partai tersebut berkomunikasi dan berkoordinasi supaya Aprozi mampu menang dalam kompetisi Pilbup mendatang.

“Alhamdulillah, PBB bersama kami. Sekarang tinggal mencari dan menjalin komunikasi dengan partai – partai politik lainya,” tutur dia.

Dengan berkoalisinya Partai Golkar dengan PBB untuk mengusung Aprozi Alam sebagai calon bupati dalam Pilbup mendatang, praktis Aprozi Alam hanya perlu dua kursi lagi dari partai politik lain yang memiliki kursi di DPRD jika ingin maju. Total suara Partai Golkar dan PBB kini baru berjumlah 7 kursi.