Beranda News Pilgub Lampung Pilgub Lampung: Tuntut Diskualifikasi Arinal-Nunik, Massa Demo di Depan Kantor Gakumdu

Pilgub Lampung: Tuntut Diskualifikasi Arinal-Nunik, Massa Demo di Depan Kantor Gakumdu

660
BERBAGI
Unjuk rasa di depan Kantor Gakumdu di Jl.Jenderal Sudirman Bandarlampung, Senin (9/7/2018)

TERASLAMPUNG.COM — Ribuan warga Lampung melakukan aksi di Kantor Gakumdu di Jalan Jendral Soedirman Bandarlampung, Senin (9/7/2018).Mereka menuntut agar paslon no. 3 Pilgub Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia (Nunik) di diskualifikasi karena diduga kuat melakukan money politics.

“Paslon nomor urut tiga, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim yang merupakan kacung dari PT SGC diduga kuat telah melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). PT SGC merupakan aktor yang mendanai pasangan calon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim dengan membagi-bagikan uang untuk diberikan ke rakyat di pilgub 27 Juni 2018 lalu,” kata Husein.

Massa sebelumnya berkumpul di Tugu Adipura kemudian berjalan kaki menuju kantor Gakumdu yang jaraknya sekitar 1 km.

Pihak aparat keamanan sudah bersiaga menyiapkan dua mobil truk Dalmas di perempatan Jalan Mr. Gele Harun untuk memblokir gerakan massa aksi yang akan ke kantor Gakumdu.

Di perempatan Jalan Mr.Gele Harun, mobil truk pembawa sound system untuk berorasi dicegat polisi. Namun,  massa tidak kurang akal. Meski mobil yang berisi sound system untuk orasi dicegat polisi, massa lain tetap meleanggang menuju kantor Gakumdu.

Setelah wakil pengunjuk rasa bernegoisasi denga pihak keaamanan, mobil tersebut akkirnya bisa berjalan hingga perempatan Jalan Jenderal Soedirman – Jalan Kemuning.

Lagi-lagi, aparat keamanan memperingatkan agar korlap pengunjuk rasa tidak berorasi di atas mobil bak terbuka dengan membunyikan pelantang.

Dalam orasinya, salah satu koordinator massa, Rahmat Husein, menegaskan Bawaslu harus berani mendiskualifikasi paslon Arina Djuniaidi-Chusnunia karena diduga kuat dibeking dana tak terbatas dari PT Sugar Group Companies (SGC).

 

Dandy Ibrahim