Beranda News Pilkada Serentak Pilkada Bandarlampung, Sidang Pleno Gugatan Ike-Zam Dijaga Ketat

Pilkada Bandarlampung, Sidang Pleno Gugatan Ike-Zam Dijaga Ketat

480
BERBAGI
Polisi menjaga ketat Kantor Bawaslu Bandarlampung, Sabtu (12/9/2020).
Polisi menjaga ketat Kantor Bawaslu Bandarlampung, Sabtu (12/9/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Sidang pleno Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung dengan agenda pembacaan putusan gugatan rekapitulasi dukungan perbaikan bakal calon kepala daerah-wakil kepala daerah Ike Edwin-Zam Zanariah,di Kantor Bawaslu di Jl. Way Besai Bandarlampung, Sabtu (12/9/2020) dijabat ketat aparat kepolisian.

BACA: Pilkada Bandarlampung, Ike Edwin-Zam Makin Mulus Jadi Calon Independen

Ratusan pendukung Ike-Zam yang datang ke kantor Bawaslu sejak pagi, berharap bisa masuk ke ruang sidang untuk memberikan dukungan. Namun, mereka tertahan oleh penjagaan aparat kepolisian. Seorang pengunjung diamankan polisi karena diduga menjadi provokator.

Gagal masuk kantor Bawaslu, mereka kemudian menggelar orasi berisi dukungan untuk Ike Edwin-Zam Zanariah.

Terlihat Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya turun langsung mengamankan jalannya sidang. Massa yang semula gaduh berubah tenang setelah Kombes Yan memberikan pengertian kepada massa.

Untuk mengamankan persidangan, polisi kemudian memasang pagar kawat di depan jalur masuk ke Jalan Way Besai. Puluhan polisi berjaga-jaga di sekitar kantor Bawaslu dan jalan masuk ke Jl. Way Besai.

Sebelumnya, dalam dua kali persidangan, tim kuasa hukum Ike-Zam yang dipimpin Yudi Yusnandi optimistis Ike-Zam akan lolos menjadi peserta Pilkada.

BACA: Bacalon Independen Pilkada Bandarlampung, Ini Alasan KPU tak Bisa Hadirkan Saksi

“Berdasarkan bukti dan saksi yang kami miliki, kami yakin menang,” kata Yudi.

Optimisme Yudi didasarkan fakta di persidangan bahwa KPU Bandarlampung tidak bisa menghadirkan para saksi. KPU beralasan tidak menghadirkan saksi karena pertimbangan keamanan.

Soal keamanan, dibantah Ike Edwin. Ike mengaku alasan itu aneh dan mengada-ada. “Saya mantan Kapolda Lampung, keamanan saya utamakan. Saya katakan kepada pendukung kami yang di luar, jangan sampai ada kericuhan. Jadi aneh kalau tidak bisa dihadirkan di persidangan karena alasan keamanan,” kata Ike.

Loading...