Beranda News Pilbup Pilkada Lampura, PKB tak akan Dukung Bakal Calon Bupati yang Suka Bohong

Pilkada Lampura, PKB tak akan Dukung Bakal Calon Bupati yang Suka Bohong

924
BERBAGI
Ketua DPC PKB Lampung Utara, Tabrani Rajab

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Meskipun  belum membuka  penjaringan bakal calon bupati untuk Pilkada 2018 mendatang, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Utara memberi sinyal soal kriteria sosok bakal calon kepala daerah yang akan didukung. Ketua DPC PKB Lampura Tabrani Rajan menegaskan partainya tidak akan pernah mendukung bakal calon yang gemar membohongi rakyat.

‎”Bakal calon Bupati yang akan didukung atau diusung PKB adalah bakal calon yang enggak suka bohongi rakyat, suka umbar janji atau hanya omdo alias omong doang,” tandas Tabrani di Kantor DPC PKB, Jalan Pahlawan, Kotabumi, Kamis (11/5/2017).

Tabrani mengatakan, ‎pihaknya juga memiliki beberapa kriteria lain dalam menentukan bakal calon bupati yang akan didukung atau usung dalam Pilkada Lampung Utara 2018 mendatang. Salah satunya ialah memprioritaskan dukungan atau usungan kepada kader internal partai. Atau paling tidak bakal calon yang mereka dukung berasal dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

‎”Kami sedang memetakan bakal – bakal calon Bupati yang sudah menjalin komunikasi politik dengan PKB. Yang pasti, dukungan kami akan diprioritaskan kepada kader internal atau keluarga NU,” paparnya.

Menurut laki – laki yang cukup mahir dalam pidato ini, keempat bakal calon yang telah melakukan ‘pendekatan’ kepada partainya ialah petahana Agung Ilmu Mangkunegara, mantan Bupati Zainal Abidin, Syaiful Darmawan‎ (‎Inspektur Provinsi Lampung), dan Aprozi Alam (bendahara Partai Golkar Provinsi Lampung).

“Keempat bakal calon itu semuanya berasal atau berhubungan dengan NU,” terang dia.

Kendati demikian, kata Tabrani, komunikasi politik yang terjalin dengan keempat bakal calon baru sebatas penjajakan dan belum mengerucut kepada salah satu nama yang akan didukung atau diusung dalam Pemilukada. Alasannya, proses penjaringan yang akan dilakukan oleh partainya baru akan dilakukan setelah KPUD Lampung Utara memulai tahapan pilkada.

“Secara organisasi, DPC PKB belum memulai proses penjaringan. Tapi yang pasti, ‎bakal calon yang akan kami pilih harus dapat menjadi pelayan rakyat dan bukan sebaliknya,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Tabrani ‎mengimbau kepada seluruh kader partai untuk tetap solid dan siap memenangkan siapa saja bakal calon yang akan dipilih oleh DPC PKB saat waktunya tiba. Sebab, bakal calon yang akan dipilih tersebut merupakan orang yang dianggap telah memenuhi atau paling tidak mendekati pelbagai kriteria yang telah ditentukan partai.

“Jika pilihan (bakal calon) sudah ditetapkan, saya minta kepada seluruh kader PKB, bahu – membahu memenangkan bakal calon yang telah dipilih oleh partai,” imbaunya.

Loading...