Beranda Politik Pilkada Lamsel, Frans Agung Tolak Kampanye Hitam

Pilkada Lamsel, Frans Agung Tolak Kampanye Hitam

165
BERBAGI
Frans Agung Mula Putra

LAMPUNG SELATAN–Bakal calon Bupati Lamsel Frans Agung Mula Putra berpesan siapa pun nanti terpilih sebagai Bupati Lamsel hendaknya benar-benar prorakyat. Ia menolak pilkada di Lamsel diwarnai kampanye hitam. Menurut Frans, para kandidat dan tokoh di Lamsel harus bisa mempersatukan masyarakat sehingga terciptanya masyarakat yang aman dan damai.

“Saya juga mengharamkan jangan sampai terjadi lagi kerusuhan antar suku seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Karena pertikaian seperti itu justru akan menghambat pembangunan dan kemajuan Lamsel,” kata Frans Agung saat memberikan sambutan dihadapan ribuan jamaah pada acara pengajian akbar Alhidayah di Dusun Tamiang, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (13/6).

Anggota Komisi II DPR RI itu pada kesempatan tersebut memohon doa restu dan dukungan atas pencalonannya sebagai Bupati Lamsel kepada masyarakat Ketibung. Meski demikian dia menyerahkan sepenuhnya kepada pilihan masyarakat.

“Saya memohon dukungan kepada Bapak dan Ibu atas pencalonan saya sebagai Bupati Lamsel. Tapi saya juga mengiklaskan dan berserah kepada Allah SWT seandainya menurut Bapak Ibu sekalian saya tidak pantas dipilih,” ujarnya.

Masih kata putra pertama mantan Bupati Tulang Bawang Abdurachman Sarbini atau biasa dipanggil Mance tersebut, majunya dia pada pencalonan kali ini bukan karena untuk gagah-gagahan. Tetapi memang niat tulus untuk memperbaiki dan membangun masyarakat Lamsel lebih baik ke depan.

Kakak kandung Bupati Pesawaran Aries Sandi DP ini juga menghimbau agar masyarakat Lamsel tidak melupakan tokoh pergerakan kemerdekaan, tokoh-tokoh agama, maupun tokoh-tokoh masyarakat yang sudah ikut memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Lamsel.

“Di Lamsel ini banyak tokoh pejuang kemerdekaan seperti Raden Intan, dan tokoh-tokoh lain yang kurang mendapat perhatian. Kita jangan sampai lupa sejarah, Lamsel berdiri karena perjuangan mereka. Sebelum dipecah menjadi 4 kabupaten, yakni kabupaten Lamsel sendiri, Tanggamus, Pesawaran dan Pringsewu. Lamsel adalah kabupaten yang sangat luas dan makmur. Insha Allah bila saya terpilih, cita-cita saya mengembalikan kejayaan Lamsel seperti dulu,” tegasnya.

Masih kata Frans Agung, dirinya meminta kepada seluruh balon bupati yang akan berkompetisi agar bertarung secara fair, sehingga tidak perlu menjelek-jelekkan satu sama lain atau melakukan Blackcampign.

“Saya juga meminta masyarakat juga melakukan hal yang sama, khususnya tim saya agar tidak melakukan hal tersebut. Jagalah keamanan dan ketertiban, tidak perlu saling menjelek-jelekkan. Begitupun kepada Pak Bupati Rycko Menoza, harus kita hargai hasil kinerja beliau, meskipun banyak kekurangannya. Itu tugas kita untuk memperbaikinya,” pungkas Frans.

Rls

Loading...