Beranda News Nasional Pilkada Serentak di Empat Daerah Ditunda

Pilkada Serentak di Empat Daerah Ditunda

248
BERBAGI

Risma Akhirnyat Dapat Penantang di Surabaya

Pilgub Lampung 2014 (dok teraslampung.com)

JAKARTA, Teraslampung.com — Pilkada serentak 9 Desember 2015  di empat daerah di Indonesia dipasikan akan ditunda. Hal itu dilakukan karena hingga masa perpanjangan pendaftaran peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ditutup Selasa (11/8) pukul 16.00 waktu setempat, masih ada empat daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon.

Keempat daerah itu adalah  Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT); Kota Mataram, NTB; Kabupaten Blitar, Jatim; dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tiga daerah lainnya yang semula hanya memiliki satu pasangan calon akhirnya calonnya bertambah. Yakni, Samarinda (Kaltim), Kabupaten Pacitan (Jatim), dan Kota Surabaya (Jatim).

Ketua KPU Husni Kamil Malik mengatakan, di  Kota Samarinda, menurut Husni, saat ini masih berlangsung proses pendaftaran. Adapun Kabupaten Pacitan, KPU Daerah setempat telah menerima pendaftaran pada Senin (10/8) kemarin. Sementara Kota Surabaya, satu pasangan penantang pasangan petahana Risma dan Wisnu, yaitu Rasiyo dan Dhimam Abror telah mendaftar pada Selasa (11/8) sore.

Sesuai Undang-Undang, di daerah yang hanya memiliki pasangan calon KPU memutuskan ditunda Pilkadanya ke tahun 2017. Sedangkan tentang  kemungkinan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, pihaknya belum membahasnya.

“Kami belum ketemu lagi dengan Mendagri dan Menkumham. Ini kan belum tentu ada Perpunya,” kata Husni kepada wartawai di Media Center KPU, Jakarta,  Selasa (11/8) sore.

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menambahkan, KPU belum membahas opsi Perppu yang mungkin dikeluarkan pemerintah  jika Pilkada pasangan calonnya tunggal atau tidak ada saingan.

“Sampai saat ini KPU belum membahas lebih lanjut soal (Perpuu) itu. Itu kewenangan pemerintah. KPU tetap konsisten dengan peraturan yang ada,” kata Ferry.

KPU menjelaskan, sampai hari ini (Selasa, 11/8) jumlah pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya sebanyak 852 pasangan calon yang terdiri dari 21 pasangan calon pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 714 pasangan calon pemilihan bupati dan wakil bupati, dan 117 pasangan calon pemilihan walikota dan wakil walikota.

Saat ini di 262 daerah yang menyelenggaraan pilkada sedang berlangsung pelaksanaan verifikasi dan penelitian dokumen perbaikan. Penetapan pasanan calon sebagai peserta pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2015.

Bersamaan dengan kegiatan ini, di seluruh daerah yang menyelenggarakan pilkada sedang dilaksanakan verifikasi faktual terhadap perbaikan dukungan pasangan calon perseorangan dan pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih (Coklit) yang akan berakhir sampai tanggal 19 Agustus 2015.

Sementara itu dari Surabaya dilaporkan, menjelang batas akhir penutupan perpanjagan pendaftaran, Selasa (11/8) sore, ada satu pasangan calon yang mendaftar, yaitu Rasiyo dan Dhimam Abror sebagai calon walikota dan calon wakil walikota. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Rasio dan Abror mendatangi gedung KPU Surabaya dengan mengenakan kemeja putih. Keduanya dikawal puluhan pengurus partai dari Demokrat dan PAN Surabaya.

Dengan adanya pendaftaran tersebut berarti pilkada Surabaya akan diikuti dua calon dan terhindar dari calon tunggal. Sebelumnya telah mendaftar Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana

Bambang Satriaji

Loading...