Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pilkada Serentak: Gaji Dipotong, Anggota PPS Bumi Agung Mengundurkan Diri

Pilkada Serentak: Gaji Dipotong, Anggota PPS Bumi Agung Mengundurkan Diri

205
BERBAGI
Ketua PPS Desa Abung Timur, Sudirman bersama anggota dan pegawai sekretariat PPS mengadukan pemotongan gaji kepada awak media.

Feaby|Teraslampung.com

‎Kotabumi–Tak terima dengan pemotongan gaji secara sepihak, sejumlah anggota Panitia dan pegawai sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Bumi Agung, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara mengundurkan diri.

“Meski jumlah nominalnya tak seberapa, tapi kami enggak terima karena pemotongan ini dilakukan tanpa musyawarah kami,” kata Ketua PPS Desa Bumi Agung, Sudirman, Kamis (8/2/2018).

Sudirman menuturkan, pemotongan gaji sebesar Rp30.000 ini pertama kali diketahuinya saat ia dan koleganya menerima gaji bulan Januari yang mereka pada awal bulan Februari ini. Ia merasa terkejut saat menerima gaji yang seharusnya Rp752.000 tapi hanya Rp722.000.

“Sekretariat PPS bilang kalau pemotongan ini untuk pembuatan kartu identitas PPS sesuai instruksi dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)” tuturnya yang diamini oleh ketiga koleganya Ahya Ardinan (anggota PPS), dan Hamsur dan Nurul Arif (anggota sekretariat PPS).

‎Menurut Sudirman, sejatinya, ia tak mempersoalkan pemotongan itu kalau memang pihak PPK memberitahukan mereka terlebih dulu sebelumnya. Namun, faktanya, rencana pemotongan itu tak pernah diberitahukan sehingga ia dan koleganya merasa tidak terima.

“Kalau sebelumnya beritahu kami pasti kami tak keberatan karena nilainya tak seberapa,” terangnya.

Pihaknya juga telah berupaya ‎mempertanyakan ihwal pemotongan ini kepada pihak PPK. Mereka sempat berjanji akan mengembalikan dana hasil pemotongan tersebut kepada pihaknya. PPK mempersilakan pihak PPS Desa Bumi Agung membuat sendiri kartu identitas jika keberatan dengan pemotongan itu.

“Karena pemotongan ini juga kami memilih mundur. Surat pengunduran diri kami sudah disampaikan ke PPK dan Panitia Pengawas Kecamatan,” kata dia.

Di tempat sama, Ahya Ardinan, anggota PPS Desa Bumi Agung lainnya membenarkan adanya potongan ‎sebesar Rp30 ribu itu. Ia menerima gaji kurang dari Rp635 ribu sebagaimana yang biasa diterimanya tiap bulan.

“Pemotongan gaji ini hanya terjadi pada bulan Januari saja. Kalau bulan November dan Desember sama sekali tidak ada pemotongan,” tuturnya.