Pilkades Diduga Ada Kecurangan, Warga Desa Bandar Dalam Geruduk Kantor Camat Sidomulyo

  • Bagikan
Puluhan pendukung cakades nomor 2 Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan menyambangi Kantor Kecamatan Sidomulyo, Jumat (29/10/2021).
Puluhan pendukung cakades nomor 2 Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan menyambangi Kantor Kecamatan Sidomulyo, Jumat (29/10/2021).

Zainal Asikin |Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Selisih hasil penghitungan suara yang hanya terpaut 2 suara pada pemilihan kepala desa (pilkades) Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, berbuntut kericuhan. Warga yang tidak puas dengan hasil itu menyampaikan aspirasinya dengan menggeruduk Kantor Camat Sidomulyo, Jumat (29/10/2021).

Mereka menduga terjadi kecurangan dalam proses Pilkades Bandar Dalam sehingga calon nomor urut 2 yang juga calon petahana, yaitu Suyadi alias Ucuy, unggul dalam perolehan suara.

Puluhan warga pendukung cakades nomor urut 2, Antoni, itu ingin bertemu langsung dengan Camat Sidomulyo dan menyampaikan dugaan pelanggaran terkait ketidak netralan panitia Pilkades pada kontestasi Pilkades yang digelar pada Kamis (28/10/2021) kemarin.

Dalam penghitungan suaram  Suyadi (Ucuy) yang memperoleh dukungan 1.275 suara, sedangkan Antoni meraup 1.273 suara.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, puluhan personel gabungan dari Polres Lampung Selatan, Polsek Sidomulyo, Kodim 0421/Lamsel dan Koramil 421-07 Sidomulyo mengamankan lokasi Kantor Kecamatan Sidomulyo.

Selanjutnya, beberapa orang perwakilan warga Desa Bandar Dalam diterima oleh Forkopimcam Sidomulyo dan dilakukan mediasi. Saat mediasi itu, dikawal kepolisian sektor Sidomulyo dan Koramil 421-07 Sidomulyo.

Mereka menyampaikan aduan dugaan pelanggaran Pilkades ke Camat Sidomulyo, selain itu mereka juga menuntut penghitungan ulang karena ada dugaan kecurangan panitia penyelenggara Pilkades.

Kemudian, Camat Sidomulyo memberikan penjelasan kepada mereka. Setelah mendengarkan penjelasan itu, puluhan warga Desa Bandar Dalam meninggalkan Kantor Kecamatan Sidomulyo dengan rasa kekecewaan lantaran aduannya itu tidak ditanggapi.

Zaman, salah seorang perwakilan warga Desa Bandar Dalam saat ditemui dilokasi usai pertemuan itu mengatakan, kami (warga) tidak puas keputusan Camat Sidomulyo tidak menanggapi aduan dugaan kecurangan dan pelanggaran Pilkades tersebut.

“Kami tidak puas hasil keputusan Camat Sidomulyo, dia (Camat) tidak respek denga aduan kami dugaan pelanggaran itu,”ucapnya dengan ekspresi wajah kekecewaan.

Padahal, kata dia, ada bukti dugaan kecurangan Pilkades itu seperti anak yang belum cukup umur bisa memilih. Lalu ada juga surat suara yang dicoblos tapi robek hingga kebawah tapi masih di sahkan saat penghitungan.

Selain itu, panitia penyelenggara tidak netral dalam pelaksanaan tahapan Pilkades. Ada juga pemilih di TPS 1 ditolak menyoblos, dengan alasan sudah tutup padahal saat itu waktunya masih jam 12 siang.

“Ada juga warga (pemilih) yang sudah lensia atau sepuh, saat mencoblos bukan dilakukan oleh panitia Pilkades tapi dilakukan oleh orang diluar kepanitiaan,”paparnya.

Menurutnya, selain dugaan adanya beberapa kecurangan tersebut, 80 persen panitia Pilkades merupakan orangnya Cakades incumbent itu.

“Meski mengecewakan dan tidak puas, kami semua harus menerima keputusan Camat walaupun dengan terpaksa,”pungkasnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh beberapa warga Desa Bandar Dalam lainnya.

Sementara Camat Sidomulyo, Erman Suheri menjelaskan, hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkades Bandar Dalam selisih 2 suara, mereka (warga) meminta agar dilakukan penghitungan ulang oleh panitia Pilkades.

Menurutnya, hasil rekapitulasi penghitungan di seluruh TPS Desa Bandar Dalam sudah diplenokan, dengan hasil selisih 2 suara untuk kemenangan Cakades nomor urut 1, Suyadi selaku incumbent.

“Dari 7 TPS di Desa Bandar Dalam, selisih 2 suara itu bukan di satu TPS tapi hasil keseluruhan dari penghitungan suara,”ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa tidak ada penghitungan ulang untuk Pilkades Bandar Dalam. Hal itu, berdasarkan Perbup Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pilkades, bahwa tidak ada penghitungan surat suara ulang.

“Jadi tidak penghitungan ulang, dan pemenang Pilkades Bandar Dalam Cakades nomor urut 1, Suyadi. Untuk surat suara, lembar C1 dan kotak suara, sudah diamankan disini (Kantor Kecamatan) karena ini amanat masyarakat,”tandasnya.

Diketahui, kontestasi Pilkades serentak gelombang I 2021 Kabupaten Lampung Selatan, terdapat 84 Desa yang tersebar di 17 Kecamatan, pada Kamis (28/10/2021).

Sementara kandidat Cakades untuk di wilayah Kecamatan Sidomulyo, sebanyak 11 kandidat dari empat Desa dan proses penghitungan suara di masing-masing desa telah dilaksanakan saat itu juga sehingga Cakades terpilih di masing-masing desa telah diketahui hasilnya.

Berikut ini hasil penghitungan suara Pilkades serentak gelombang I 2021 di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Desa Sidorejo, calon kepala desa (Cakades) nomor 1, Sutiyanto memenangkan kontestasi Pilkades dengan memperoleh dukungan 3.137 suara. Sementara rivalnya, Fitri Sugianti yang taklain adalah istrinya memperoleh 330 suara. Dari total 5.498 suara, yang hadir sebanyak 3.553 dan pemilih tidak hadir sebanyak 1.945 dan surat suara rusak nihil (0).

Desa Sukabanjar, Cakades nomor urut 1, yakni Muhsani berhasil memenagkan Pilkades tersebut dengan memperoleh 1.039 suara. Sementara pesaingnya yakni Drs. Sarikam (Ikong) nomor urut 2 memperoleh dukungan 892 suara, Basri Ibrahim nomor urut 3 memperoleh 297 suara dan Dwi Fauzan Anwar nomor urut 4 memperoleh 667 suara.

Sementara Desa Banjarsuri, Rojulin yang merupakan petahana dengan nomor urut 1 kalah dari pesaingnya yakni Sugianto Cakades nomor urut 2 yang mendapat banyak dukungan dari masyarakat. Rojulin hanya memperoleh dukungan 378 suara, sedangkan Sugianto mendapat dukungan tertingi sebanyak 804 suara dan calon nomor urut 3 yakni Ahmaruddin memperoleh 603 suara.

Kemudian Desa Bandar Dalam, dalam kontestasi Pilkades di Desa tersebut, perolehan suara hanya terpaut dua suara saja antara petahana Suyadi (Acuy) nomor urut 1 memperoleh dukungan 1.275 suara dan pesaingnya Antoni nomor urut 2 memeperoleh dukungan 1.273 suara.

Pada kontestasi Pilkades tersebut, dimana Tempat Pemungutan suara (TPS) terdapat di masing-masing Dusun dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat berlangsungnya pencoblosan. Hal itu dilakukan untuk mencegah kerumunan, karena masih dalam keadaan situasi pandemi Covid-19.

  • Bagikan